Daerah di Kalimantan Barat yang Terdampak Banjir Dapat Bantuan 40 Ton Benih Padi

Kabar Desa | DiLihat : 30 | Sabtu, 20 November 2021 | 17:55
Daerah di Kalimantan Barat yang Terdampak Banjir Dapat Bantuan 40 Ton Benih Padi

PONTIANAK – Sejumlah daerah di Kalimantan Barat yang terdampak banjir menerima bantuan benih padi 40 ton, yakni Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Kubu Raya dan Kab.Ketapang.

"Hari ini kami memberikan bantuan berupa benih padi sebanyak 40 ton untuk daerah terdampak banjir agar para petani di sana dapat kembali melakukan aktivitas usahataninya setelah banjir surut", ujar Gubernur Kalbar Sutarmidji di Pontianak, Kamis, 18 November 2021.

Bantuan benih padi ini kerja sama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov.Kalbar dengan BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Kalbar.

Gubernur Sutarmidji mengatakan bantuan tersebut merupakan salah satu strategi khusus yang disiapkan pemerintah provinsi untuk menjaga kestabilan pangan di Kalbar.

"Ini adalah salahsatu strategi yang kami lakukan karena benih yang kami berikan ini varietas inpari 36 dan inpari 37 yang produktivitasnya bisa menghasilkan di atas tujuh ton per hektare. Jadi ini yang nantinya akan kami kembangkan,”ungkap Gubernur Kalbar Sutarmidji”.

Sementara itu Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Florentinus Anum menambahkan di Kalbar banyak memiliki potensi lahan untuk ditanami padi.
"Potensi lahan khususnya untuk padi saja di Kalbar ini memiliki lahan seluas 242.972 hektare itu yang pasti belum lagi ditambah lahan-lahan yang kering", kata Florentinus Anum.

Lebih lanjut Florentinus Anum juga menjelaskan luas lahan dari tujuh daerah yang terdampak banjir adalah 1.922 hektare. "Oleh karena itu untuk menjaga ketahanan pangan dan produksi di akhir tahun maka dengan bantuan benih padi ini, kestabilan usahatani pada daerah terdampak bencana banjir dapat terjaga", jelasnya

 



PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Tag Berita

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau