Buku Jebakan Krisis dan Ketahanan Pangan Sarana Donasi ke Dompet Patani Peduli

Inspirasia | DiLihat : 363 | Senin, 31 Agustus 2020 | 11:16
Buku Jebakan Krisis dan Ketahanan Pangan Sarana Donasi ke Dompet Patani Peduli

JAKARTA – Selain sebagai kado HUT ke-12 Kemerdekaan RI dan menggelorakan budaya literasi, ternyata buku Jebakan Krisis dan Ketahanan Pangan: Sehimpun Saran & Solusi juga memberi manfaat bagi kehidupan sosial petani, nelayan dan para pelaku UMKM.

Direktur Utama Pandu Tani Indonesia (Patani) Sarjan Tahir mengungkapkan, seluruh pendapatan yang dihimpun dari penerbitan buku yang disunting Jaelani Ali Muhammad (Kepala Editor Bahasa KORAN SINDO) ini akan didonasikan ke Dompet Patani Peduli.

“Bahasanya bukan dijual, namun sebagai sarana Dompet Patani Peduli mengumpulkan donasi. Kemudian donasinya disalurkan kepada petani, nelayan dan UMKM. Makanya, bagi yang ingin memiliki buku ini diminta kerelaannya berdonasi Rp50 ribu per buku. Bisa juga lebih, tergantung keikhlasan yang berdonasi,” ujar Sarjan di kediamannya, Minggu (30/8).

Donasi bisa ditransfer ke rekening BNI 0302495717, atas nama Pandu Tani Indonesia. Sedangkan buku ini bisa diambil di Kantor Pusat Patani, Gedung Smesco lantai 16, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, atau dikirim sesuai permintaan dengan menghubungi staf Patani Anggun, di nomor 087875196688.

“Nantinya penyaluran donasi bisa dalam bentuk beasiswa, bantuan sosial, termasuk sarana dan prasarana yang diperlukan untuk mendukung aktivitas petani, nelayan dan para pelaku UMKM,” kata Sarjan.

Seperti diberitakan, di tengah situasi sulit dan serba terbatas akibat dampak pandemi yang melanda seantero negeri bahkan dunia, lembaga Pandu Tani Indonesia (Patani) tetap berusaha fokus dengan sejumlah program kerjanya, bahkan berhasil meluncurkan sebuah buku berjudul “Jebakan Krisis dan Ketahanan Pangan: Sehimpun Saran & Solusi”.

Peluncuran buku berlangsung pada Minggu (30/8), pukul 15.00 WIB, secara daring melalui aplikasi zoom meeting yang diikuti jajaran pengurus Patani Pusat, Kanwil dan Cabang Patani se- Indonesia, termasuk 9 tokoh yang menyumbang tulisannya di buku yang diluncurkan.

Direktur Indofood Paulus Moleonoto menyambut antusias hadirnya buku Jebakan Krisis dan Ketahanan Pangan: Sehimpun Saran & Solusi, yang akan diluncurkan Patani. Bahkan, Paulus mengaku dirinya sampai terkesima saat pertama mendapat informasi, bahwa buku yang digadang-gadang ini benar-benar terbit. 

“Tak banyak organisasi, apalagi organisasi seperti lembaga Pandu Tani ini yang mampu menerbitkan buku. Hadirnya buku ini tentu memberi konstribusi luar biasa bagi negeri, terlebih di tengah pandemi yang melanda negeri,” ujar Paulus.

Sementara Pemimpin Redaksi KORAN SINDO dan SINDOnews.com Djaka Susila juga mengapresiasi buku Jebakan Krisis dan Ketahanan Pangan: Sehimpun Saran dan Solusi. Menurut Djaka, ketahanan pangan bukan hanya isu nasional, namun menjadi isu global. Bukan saat ini saja namun sejak seiring bertambahnya penghuni bumi.

“Sumber alam dan manusia yang dimiliki bangsa ini semestinya bisa menjadikan Indonesia bangsa besar, terkhusus dalam hal ketahanan pangan. Buku ini kembali sebagai bukti betapa Indonesia mempunyai kedua hal tersebut. Buku ini memberikan sumbangsih bagi bangsa ini untuk mengelola pangan di Indonesia dengan baik,” tutur Djaka.