Ini Rangkaian Acara Puncak Peringatan HUT ke-12 Patani

Poros | DiLihat : 444 | Minggu, 30 Agustus 2020 | 06:59
Ini Rangkaian Acara Puncak Peringatan HUT ke-12 Patani

JAKARTA – Selain peluncuran buku berjudul Jebakan Krisis dan Ketahanan Pangan: Sehimpun Saran & Solusi, ada sejumlah acara lainnya di puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-12 Pandu Tani Indonesia (Patani), yang berlangsung secara daring pada hari ini (Minggu, 30/8/2020).

Sejumlah acara penting dalam zoom meeting itu, yakni mendengarkan paparan atau selayang pandang dari Direktur Utama Patani Sarjan Tahir, tentang kondisi Kampung Patani di Sulawesi Selatan, penguatan Marketplace Pataniku dan News Online www.desamodern.com.

Lalu, testimoni dari 9 tokoh yang menulis buku Jebakan Krisis dan Ketahanan Pangan: Sehimpun Saran & Solusi. Mereka adalah Prof Dr H Bomer Pasaribu (Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada paruh pertama era pemerintahan Abdurrahman Wahid), Prof Dr Rokhmin Dahuri (Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kabinet Gotong Royong), dan Dr Anton Apriyantono (Menteri Pertanian dalam Kabinet Indonesia Bersatu).

Kemudian, tokoh milenial yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), doktor bidang keahlian ilmu perencanaan pembangunan wilayah dan perdesaan Institut Pertanian Bogor (IPB) Harry Santoso, Direktur Indofood Franciscus Welirang, Direktur Utama Perum Bulog 2009-2014 Sutarto Alimoeso, Guru Besar IPB yang juga Rektor Perbanas Institute Prof Hermanto Siregar, dan Ketua Umum Asosiasi Bunga Indonesia (Asbindo) sekaligus Managing Director di East West Seed Glenn Pardede.  

“Ada pula pembagian bantuan sosial (bansos) oleh Kanwil Patani Sumsel, Sulsel, Bengkulu, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, dan penandatanganan kerja sama Patani dengan para mitranya. Juga ada sesi pemotongan tumpeng dan pembacaan doa sebagai wujud syukur keluarga besar Patani atas rahmat yang diberikan,” kata Sekretaris Utama (Sestama) Patani Andi Yazi.

Walau semua rangkaian acara dilakukan secara daring, namun kata Andi, seluruh keluarga besar dan pengurus Patani Pusat, Kanwil dan Kacab Patani se-Indonesia tetap diwajibkan mengikuti standar protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan senantiasa mencuci tangan. Acara ini juga diikuti sejumlah tokoh khususnya para penulis buku Jebakan Krisis dan Ketahanan Pangan: Sehimpun Saran & Solusi, undangan dan para mitra kerja Patani.

Zoom meeting-nya langsung dipimpin Pak Dirut dari kediamannya, di BSD City Tangerang Selatan. Jadi meskipun tak banyak menghadirkan orang terutama saat acara pemotongan tumpeng, tetap saja protokol kesehatannya harus diperhatikan,” ujar Andi.

Ketua Panitia Besar HUT ke-12 Patani Mudatsir Najamuddin mengungkapkan, bahwa sebenarnya sudah banyak rangkaian acara yang dilakukan Patani menjelang HUT-nya yang ke 12 tahun, terutama di sepanjang bulan Agustus.

“Selain menyelesaikan penerbitan buku Jebakan Krisis dan Ketahanan Pangan, ada juga pembagian bantuan sosial (bansos) oleh Kanwil Patani Sumsel, Sulsel, Bengkulu, Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta,” ujar Mudatsir.