Singapura akan Buat Panel Surya Seluas 45 Lapangan Sepak Bola

Iptek | DiLihat : 342 | Rabu, 19 Agustus 2020 | 11:56
Singapura akan Buat Panel Surya Seluas 45 Lapangan Sepak Bola

SINGAPURA akan membangun pembangkit tenaga surya mengapung di Waduk Tengeh. Menurut PUB and Sembrcorp, pembangkit listrirk tenaga surya terapung itu mulai dibangun pada 18 Agustus 2020.

Energi bersih ini dibuat untuk menggerakkan instalasi pengolahan air. Sistem fotovoltaik surya (PV) akan dibuat di area seluas sekitar 45 lapangan sepak bola, dengan luas lebih dari 32 hektare.

Dilaporkan Mothership, panel surya itu punya kapasitas 60 megawatt-peak (MWP). Energi yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga surya diharapkan dapat memberi daya pada sekitar 16.000 flat apartemen.

Jika sukses, panel surya yang dibangun ini akan menjadi sebagai salah satu sistem tata surya terapung darat terbesar di dunia.

Ketika proyek di Waduk Tengeh mulai beroperasi secara komersial penuh pada 2021, sistem tersebut akan "melayani tujuan ganda yaitu penampungan air dan pembangkit listrik".

Energi bersih yang dihasilkan dari tata surya akan membantu memberi daya pada instalasi pengolahan air lokal. PUB dan Sembrcorp mengatakan, pembangunan panel surya itu akan mengimbangi tujuh persen dari kebutuhan energi tahunan.

Studi lingkungan sebelumnya telah dilakukan untuk memastikan panel surya di atas Waduk Tengeh akan berdampak minimal terhadap kualitas air dan keanekaragaman hayati di dalam waduk.

Energi surya adalah sumber energi terbarukan yang paling layak di Singapura. Tetapi, karena luas lahan negara yang kecil dan lanskap perkotaan yang padat, menemukan lokasi untuk memasang sistem tata surya skala besar menjadi tantangan.

Selain atap bangunan dan ruang vertikal, badan air dan waduk Singapura berfungsi sebagai tempat yang baik untuk menangkap sinar matahari. Sistem panel surya membantu mengurangi ketergantungan Singapura pada bahan bakar fosil dan produksi emisi karbon.

Panel surya itu dilengkapi dengan teknologi pintar. Tata surya digabungkan dengan berbagai teknologi pintar diantaranya, kamera keamanan, pemantauan video langsung, dan sistem peringatan yang membantu melacak kecepatan angin dan suhu sekitar.

Komponen sistem juga telah dirancang dan dipilih secara khusus untuk menyesuaikan dengan kondisi iklim Singapura.

Komponen yang dipilih secara khusus ini dapat membantu memaksimalkan pembangkitan energi, meminimalkan dampak lingkungan dan kualitas air, dan cukup tahan lama untuk memiliki masa pakai 25 tahun.



asriagri