Melalui Program Reforma Agraria, Desa Bisa Identifikasi Potensinya Secara Mandiri

Kabar Desa | DiLihat : 531 | Jumat, 9 Juni 2017 13:37
Melalui Program Reforma Agraria, Desa Bisa Identifikasi Potensinya Secara Mandiri

JAKARTA -Agar berjalan tepat waktu, program reforma agraria dan perhutanan sosial disarankan untuk dilimpahkan kepada desa. Pasalnya dengan cara dan pertaturan yang ada saat saat ini, sangat mustahil program reforma agraria bisa berjalan degnan tepat waktu dikarenakan terlalu lama.

Tenaga Ahli Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Ditjen PPMD) Kementerian Desa (Kemendes) Indra Sakti G Lubis mengatakan pihaknya akan mendukung dan siap jika memang untuk mempercepat program reforma agraria dan perhutanan sosial dilimpahkan kepada desa. Menurutnya sudah sewajarnya untuk mempercepat program tersebut reforma agraria dan perhutanan sosial dilimpahkan kedesa, karena pada dasarnya sumber kekeyaan alam terbesar berada di desa.

"Desa akan sangat senang jika dijadikan garda terdepan dalam program reforma agraria dan perhutanan sosial tersebut. Karena pada dasarnya sumber kekayaan alam ini kan ada di desa," ujarnya kepada Okezone, Kamis (8/6/2017)

Dengan dilimpahkannya program reforma agraria dan perhutanan sosial ke desa, lanjut Indra, hal itu juga bisa membantu agar desa bisa mengidentifikasi potensi yang mereka miliki. Karena berdasarkan pengalaman selama ini, ada beberapa desa yang berstatus kawasan perkebunan dan perhutanan tidak bisa menggunakan dana desanya untuk membangun infrastruktur.

"Pengalaman selama ini dalam menjalankan implementasi undang-undang desa ini ada beberapa desa yang statusnya kawasan perkebunan perhutanan mereka tidak bisa menggunakan dananya. karena kalau kawasan perkebunan sesuai dengan undang-undang perkebunan pembangunan infra menjadi tanggung jawab perkebunan. Jadi kalau ada upaya ini, ini yang akan ditunggu-tunggu oleh desa itu sendiri," jelasnya.

okezone.com