Di Tangan Karsin, Sampah Plastik Bisa 'Disulap' Jadi Paving Block

Kabar Desa | DiLihat : 603 | Rabu, 7 Juni 2017 12:37
Di Tangan Karsin, Sampah Plastik Bisa

Sampah plastik menjadi salah satu dari sekian banyak masalah yang belum bisa diselesaikan oleh pemerintahan. Hal ini diperparah karena kurangnya kesadaran warga untuk mengurangi pemakaian plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Melihat hal tersebut, Karsin memutuskan untuk mendaur ulang sampah plastik tersebut. Pria asal Desa Jetis, Purbalingga, Jawa Tengah ini mengolah sampah plastik yang berasal dari lingkungannya untuk dibuat menjadi paving block.

Awal mula ide itu muncul pada tahun 2003. Karsin melakukan daur ulang dengan modal swadaya dan peralatan yang sederhana. Ternyata apa yang ia lakukan direspon sangat baik oleh masyarakat.

Pria yang kini berusia 50 tahun ini kemudian mulai mengajak tetangga sekitarnya untuk melakukan hal yang sama. Setiap satu rumah, Karsin akan menyediakan satu kantong besar untuk tempat pembuangan sampah plastik.

Setelah satu minggu, Karsin dan beberapa rekannya akan mengumpulkan setiap sampah dari rumah warga. Dalam jangka waktu tersebut, sampah plastik yang berhasil ia kumpulkan bisa mencapai satu kwintal.

Untuk pembuatan satu paving block, Karsin hanya memerlukan dua kilogram sampah plastik. Setelah terkumpul, sampah tersebut kemudian dipilah antara yang kering dan basah.

Sampah kering akan dipanaskan menggunakan tungku. Setelah meleleh, plastik tersebut kemudian dicetak dan dipres lalu didinginkan menggunakan air.

Paving block buatan Karsin ini mampu menahan beban muatan sebesar 13 ton. Dalam satu hari, ia bersama rekannya mampu memproduksi 28 buah paving. Nantinya paving-paving tersebut dijual dengan harga Rp 3.500 per buah.

Sebenarnya permintaan akan paving ini sudah cukup tinggi. Sayangnya, Karsin belum bisa memenuhinya karena kertebatasan alat. Padahal inovasi ini bisa menjadi solusi untuk mengatasi sampah plastik. Selain itu, ia juga ingin apa yang dilakukannya dapat menginspirasi banyak orang.

net.id