Penyebab Harga Bawang Merah dan Cabai Turun

Ekonomi | DiLihat : 656 | Selasa, 21 Maret 2017 10:18
Penyebab Harga Bawang Merah dan Cabai Turun

Banyumas, GATRAnews – Harga berbagai jenis cabai di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Banyumas dan Cilacap, Jawa Tengah kembali turun setelah lama berada di harga tertinggi. Penurunan harga juga terjadi pada bawang merah yang harganya sempat merangkak naik menyusul minimnya pasokan dari sentra penghasil bawang merah, Brebes yang dilanda banjir besar pada dasarian akhir Februari lalu.

Seorang pedagang pengepul di Pasar Induk Ajibarang, Suwardi mengatakan suplai bawang merah dan cabai dari berbagai daerah tampak sudah mulai stabil. Hal itu berbeda dari dua pekan sebelumnya, saat banjir terjadi di berbagai daerah.

“Suplainya mulai stabil. Sepertinya petani lokal juga sudah mulai panen,” kata Suwardi.

Khusus bawang merah, kata dia, sebelumnya hanya mengandalkan pasokan dari Brebes. Namun, saat ini suplai bawang dari Wonosobo dan Banjarnegara juga sudah masuk ke pasaran. “Harga grosirannya sudah mulai turun. Kemarin bawang merah harga karungan perkwintalnya sampai Rp300 ribu-an lebih. Kalau sekarang kiasarannya sudah Rp200 ribu untuk kualitas sedang dan bagus,” ujarnya.

Sementara, di Pasar Tradisional Karangpucung Kabupaten Cilacap, harga cabai rawit merah eceran tadinya paling murah seharga Rp130 ribu per kilogram, namun sekarang turun menjadi Rp110 ribu per kilogram. Begitu pula harga rawit hijau kini hanya dijual Rp29 ribu per kilogram.

“Kemarin kan sampai Rp130 ribu, kalau sekarang ya kalau eceran dijual Rp110 ribu sampai Rp120 ribu per kilogram. Kemarin ini (turun) sudah dua pasaran,” kata salah seorang pedagang cabai di Pasar Karangpucung, Harnoto, Rabu (15/3).

Dia mengatakan, penurunan harga cabai ini terjadi karena suplai cabai dua pekan terakhir relatif stabil. Bahkan, beberapa jenis cabai suplainya melimpah, seperti jenis cabai rawit hijau yang harganya turun drastis.ini termasuk jenis cabai rawit merah yang tadinya tetap bertahan tinggi saat jenis cabai lain mulai turun.

“Karena banyaknya barang atau seperti apa itu. Tadinya nggak ada, barangnya sedikit. Jadi lebih malah. Kalau banyak barang kan tidak bisa mahal. Yang turun drastis itu lombok ijo itu,” ujarnya.

Harnoto menjelaskan, jenis cabai lainnya, seperti cabai ijo dan cabai keriting merah menurut Harnoto juga turun. Cabai ijo biasanya dijual seharga Rp25 ribu turun menjadi Rp15 ribu per kilogram. Sementara, harga cabai keriting merah dihargai Rp33 ribu per kilogram atau turun sebesar Rp9.000 dibanding dua pekan sebelumnya yang masih seharga Rp42 ribu per kilogram.

“Sebelumnya harga rawit hijau dijual Rp65 ribu per kilogram,” imbuhnya.

Lebih lanjut Harnoto mengatakan harga bawang merah cenderung turun menyusul stabilnya jumlah pasokan dari sentra penghasil bawang merah, Brebes.  Akhir Februari lalu, kata dia, harga bawang merah sempat naik menjadi Rp44 ribu per kilogram. Namun, sepekan terakhir berangsur turun hingga mencapai Rp28 ribu per kilogram untuk bawang merah kualitas super, Rp26 ribu kualitas sedang dan Rp22 ribu per kilogram untuk bawang kecil.

“Bawang merah turunnya juga banyak, sekarang ada yang Rp28 ribu per kilogram, Rp26 ribu dan Rp22 ribu per kilogram juga ada,” rinci dia.

Sumber : gatra.com



PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Tag Berita

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau