Menteri Pertanian Canangkan Lamongan Sebagai Lumbung Benih Jagung Nasional

Ekonomi | DiLihat : 727 | Rabu, 8 Maret 2017 09:15
Menteri Pertanian Canangkan Lamongan Sebagai Lumbung Benih Jagung Nasional

LAMONGAN– Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mencanangkan Lamongan sebagai lumbung benih jagung nasional. Lamongan dinilai cukup berhasil dalam mengembangkan komoditas jagung.

Menurut Amran, Kementan akan memberikan bantuan dalam hal packaging produk benih. Nantinya, para petani yang ada di Lamongan bisa menjual benih jagung dengan harga Rp 75.000 per kilogram.

“Kami siap kasih benih jagung dengan varietas yang memiliki potensi produktivitas antara 9 hingga 14 ton per hektar untuk Lamongan. Tidak hanya untuk 10.000 hektar, tapi 15.000 hektar, anggarannya sudah siap,” ucap Amran selepas acara Panen Raya Padi dan Serap Gabah Petani di Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Lamongan, Selasa (7/3/2017).

Selain benih jagung, Mentan juga akan mengirimkan benih padi Inpari 32 dan 33, seperti yang diinginkan oleh Bupati Lamongan Fadeli. Di Lamongan, selain menanam jagung, petani juga banyak yang menanam padi.

“Karena Bupati Lamongan ini sepak terjang dan semangatnya luar biasa soal pertanian, maka pengajuan bantuannya itu nanti tidak perlu lewat Provinsi, tapi potong kompas saja, biar cepat,” tandasnya.

Mentan juga menyampaikan dukungannya untuk program kawasan jagung modern yang dicanangkan Kabupaten Lamongan, yang kini sudah diperluas menjadi 10.000 hektar. Pihaknya juga akan mendorong Lamongan untuk dapat berpartisipasi dalam ekspor jagung.

“Kementan sendiri sudah meneken kesepakatan dengan Malaysia, untuk ekspor jagung 3 juta ton. Selain dengan Malaysia, kami juga sudah melakukan kesepakatan serupa dengan Papua Nugini. Sementara Timor Leste, akan menyusul belanja pangan di Indonesia,” beber Amran.

Selain dihadiri Mentan dan Bupati Lamongan, acara Panen Raya Padi dan Serap Gabah Petani di Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Lamongan, juga dihadiri oleh Aster Kasad Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak.

Dalam kesempatan ini, Mentan menyerahkan secara simbolis bantuan berupa benih cabai, alat penetas telur, traktor roda empat, hand traktor, dan mesin translanter padi, kepada para petani Lamongan.

Sumber: KOMPAS.com