Bangkitkan Semangat Pemuda Kementan Gerakkan Ratusan Ribu Pemuda Masuk Sektor Pertanian

Bangkitkan Semangat Pemuda Kementan Gerakkan Ratusan Ribu Pemuda Masuk Sektor Pertanian

 Makassar: Tanpa pengawalan protokoler resmi, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman tiba di acara 'Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme' dengan menggunakan kendaraan umum taksi. Dalam orasinya, Andi Amran menyampaikan program Kementerian Pertanian (Kementan) yang dipimpinnya.

"Di bawah kepemimpinan Jokowi-JK, kami mimpikan di 2045, atau 28 tahun ke depan bertepatan hari ulang tahun kemerdekaan ke-100 Indonesia maka kami mimpikan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia," ujar Andi Amran, dalam keterangan tertulisnya, Senin 30 Oktober 2017.Untuk membangun karakter generasi muda dalam mencegah radikalisme bisa dipilah dalam dua hal, namun dilakukan secara terpadu, terintegrasi, dan sistematis. Dua hal tersebut adalah dari lingkungan keluarga serta pendidikan sekolah maupun perguruan tinggi.

Dalam orasi yang dilakukan di depan ribuan mahasiswa yang hadir, Mentan Amran memastikan keberadaan pemerintah bersama rakyat dan para pemuda. Sumbangsih, kontribusi, ataupun peran para pemuda sangat dibutuhkan dalam pembangunan bangsa Indonesia.Di sektor pertanian, Mentan telah menunjukkan beberapa keberpihakan dan komitmennya terhadap masyarakat, "Mafia pangan, harus tinggalkan Indonesia. Dulu harga beras di Papua 80 ribu per kilo, sekarang 8 ribu, Anda lanjutkan. Nanti Aanda menjadi pemimpin di sana," cetusnya terhadap putra Papua yang sempat bertanya.

Dalam kesempatan tersebut Amran memberikan bantuan langsung berupa traktor roda empat kepada salah satu mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Maluku Barat Daya yang sempat bertanya. Bantuan tersebut senilai dengan Rp400 juta.

"Ini adalah anak-anak kita, yang akan melanjutkan pembangunan kita ke depan. Pada saatnya nanti kita akan menyerahkan tongkat estafet kepada mereka dan kita harus lindungi mereka dari radikalisme dan pemahaman-pemahaman yang negatif," kata Amran.

Kementerian Pertanian selama ini telah memberdayakan ratusan ribu pemuda untuk terjun di dunia pertanian. Antusiasme para pemuda untuk terjun di dunia pertanian terlihat, salah satunya jumlah yang mendaftar PNS di Kementerian Pertanian menjadi salah satu yang tertinggi di atas 80 ribu lebih dengan kuota hanya 475.

Ditambah lagi pendaftar di Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP) terbilang meningkat cukup signifikan dengan jumlah pelamar 2.000 an lebih dengan perbandingan yang akan diterima satu banding 10 atau hanya 200.

"Ini angin segar, angin baik, kabar baik untuk kita semua, khususnya untuk sektor pertanian. Kami sudah gerakkan selama tiga tahun 200-300 ribu pemuda masuk sektor pertanian dengan menggunakan mekanisasi atau pertanian modern," tutup Amran.

metrotvnews.com

  • Bagikan :



  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :