Ekosistem Pesisir Berdampak Ke Ekonomi Rakyat

Ekosistem Pesisir Berdampak Ke Ekonomi Rakyat

Ekosistem pesisir mempunyai peran kunci dan efektif bagi masyarakat sebagai solusi adaptasi alami dan mitigasi dampak perubahan iklim. Seperti cuaca ekstrim dan perlindungan terhadap bencana alam.

"Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung kepada kawasan ekosistem pesisir," kata Deputi bidang SDM, IPTEK dan Budaya Maritim, Safri Burhanuddin dalam World Blue Carbon Conference 2017 di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (7/9).

Tanpa hal itu, lanjutnya, masyarakat pesisir di Indonesia akan mengalami kesulitan ekonomi yang sangat serius sebagai dampak dari tekanan yang ditimbulkan oleh kegiatan perikanan tangkap, budi daya dan pariwisata.

Sementara itu, CEO WWF-Indonesia Rizal Malik, mengatakan ekosistem pesisir memiliki peranan penting bagi masyarakat Indonesia. Utamanya, menjadi sumber ekonomi dari perikanan dan dalam mitigasi dan adaptasi dampak perubahan iklim.

"Kerusakan ekosistem pesisir tidak hanya dapat mengakibatkan bencana ekologis, tapi juga menimbulkan dampak kerugian ekonomi yang masif," timpalnya.

Untuk itu, pemanfaatan eksosistem pesisir untuk karbon biru memerlukan pengelolaan ekosistem pesisir yang berkelanjutan dan koordinasi antar kementerian serta pemangku kepentingan lainnya.

Artinya, masih diperlukan komunikasi yang konstruktif untuk bersama-sama menyusun Road map atau grand design Blue Carbon baik secara nasional maupun regional. "Pengembangannya, melalui Indonesia Blue Carbon Initiative atau Coral Triangle Blue Carbon," demikian Rizal. [sam]

rmol.com

  • Bagikan :



  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :