Mentan Janji Bantu Culvator untuk Petani Pisang

Mentan Janji Bantu Culvator untuk Petani Pisang

SOLO, (PR).- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberi perhatian khusus terhadap budidaya pisang di kawasan lereng Gunung Lawu sisi barat, di Kec. Jenawi, Kab. Karanganyar. Di lahan pertanian kawasan itu, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (FP-UNS) Solo, mengembangkan budidaya tanaman pisang varietas unggul yang diberi nama pisang "raja bulu".

Seusai berbicara dalam seminar "Peranan Sumber Daya Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional" di kampus UNS, Kentingan, Kamis, 30 Maret 2017 siang, Mentan menyaksikan beberapa hasil budidaya tanaman pisang varietas unggul dari daerah Kec. Jenawi yang dipamerkan FP-UNS. Menteri Andi Amran Sulaiman, secara spontan menjanjikan akan memberikan 20 unit alat pengolah tanah traktor mini yang disebut cultivator.

"Bantuan traktor tangan mini ini untuk mengembangkan budidaya pisang Raja Bulu, sekaligus mendukung realisasi program pengembangan Kecamatan Jenawi sebagai sentra pisang," katanya.

Bantuan peralatan pengolah tanah culvator tersebut, berdasarkan permintaan Bupati Karanganyar, Yuliatmono, kepada Menteri Amran. Di depan Mentan, Bupati Yuliatmono didampingi sejumlah pejabat Pemkab. Karanganyar, menunjukkan potensi pertanian hortikultura di lareng Gunung Lawu, terutama pisang yang dibudidayakan di Kec. Jenawi.

Di stand pameran hasil pertanian yang digelar di depan auditorium UNS tersebut, Mentan mencicipi setiap tandan pisang Raja Bulu yang dipamerkan. Setelah merasakan manisnya buah pisang berukuran lebih besar dari rata-rata buah pisang raja pada umumnya, Menteri Amran spontan bertanya, apa yang dibutuhkan petani untuk mengembangkan tanaman pisang tersebut.

"Petani butuh culvator, alat pengolah tanah berukuran kecil. Kalau memakai traktor tangan terlalu besar, karena kontur tanah di Jenawi miring. Sehingga petani sulit menggunakan traktor tangan," ungkap Yuliatmono.

Bantuan culvator yang diminta Bupati Yuliatmono, menurut Mentan Amran Sulaiman, akan diberikan melalui FP-UNS. Alasannya, FP-UNS selama ini telah mengembangkan Kec. Jenawi sebagai sentra budidaya tanaman pisang.***

sumber : pikiran-rakyat.com

  • Bagikan :



  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :