KKP Beri Kebijakan Tegas Melalui Program Asuransi Perikanan

KKP Beri Kebijakan Tegas Melalui Program Asuransi Perikanan

Kementerian Kelautan dan Perikanan mendorong program-program yang secara langsung menyentuh masyarakat, terutama pembudidaya ikan berskala kecil. Salah satunya, program asuransi perikanan bagi pembudidaya ikan berskala kecil. 

Dikatakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, bahwa program asuransi ini merupakan kebijakan tegas untuk membantu pengusaha kecil sektor perikanan nasional.

“Program ini dilakukan agar mereka mampu berdaya dan melangsungkan kegiatan usahanya,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (18/12). 

Menteri Susi menuturkan, negara harus hadir memberikan jaminan perlindungan bagi para pembudidaya ikan berskala kecil untuk dapat bangkit saat menghadapi kegagalan produksi.

Dia juga menyampaikan bahwa asuransi tidak hanya dibutuhkan untuk melindungi pemangku kepentingan sektor perikanan. Akan tetapi, juga untuk melindungi uang negara dari kemungkinan kejadian tidak diduga dan penipuan.

Lebih lanjut ia memaparkan, KKP akan terus mendorong program-program yang secara langsung menyentuh sebagian besar pelaku usaha budidaya yang merupakan pembudidaya ikan berskala kecil.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Riswinandi mengungkapkan, pada akhir Oktober 2017, premi asuransi nelayan senilai Rp77,57 miliar yang melindungi sekitar 464.000 jiwa nelayan.

Ini meningkat bila dibandingkan 2012 lalu dengan premi senilai Rp71,59 miliar untuk 401.000 jiwa nelayan.

pertanianku

  • Bagikan :



  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :