Pemerintah Sediakan KUR Petani Sawit untuk Program Peremajaan Tanaman

Pemerintah Sediakan KUR Petani Sawit untuk Program Peremajaan Tanaman

Nusa Dua: Pemerintah menyediakan bantuan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) untuk petani sawit yang mengikuti program peremajaan tanaman atau replanting.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution dalam Konferensi Sawit Internasional atau International Palm Oil Conference (IPOC) 2017 di Nusa Dua, Bali, hari ini, mengatakan, pemerintah memprogramkan peremajaan atau replanting terhadap 2,4 juta hektare tanaman sawit milik petani."Banyak petani yang tak mampu melakukan peremajaan tanaman sawitnya sehingga perlu dibantu pemerintah," katanya dikutip dari Antara, Kamis 2 November 2017.

Menteri Darmin menyatakan, untuk peremajaan tanaman sawit petani mendapatkan bantuan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Sawit senilai Rp25 juta/ha. Dana dari BPDP tersebut untuk persiapan peremajaan seperti pembelian benih berkualitas, untuk menebang pohon yang sudah tua, membersihkan lahan serta penanaman.

Dana KUR, tambahnya, untuk membantu petani memenuhi biaya hidup selama tanaman diremajakan dan belum produktif atau sampai umur lima tahun. "Dana KUR ini bulanan sifatnya, setiap bulan sebesar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta untuk biaya hidup," ujar Darmin Nasution. Petani sawit yang bisa mendapatkan dana bantuan KUR tersebut, menurut dia, yang kepemilikan kebunnya maksimal 4 hektare.

Menteri menyatakan, setelah tanaman mereka berproduksi diharapkan dalam waktu tiga hingga empat tahun mereka bisa melunasi pinjaman KUR. Kegiatan IPOC yang tahun ini memasuki tahun ke 13 diikuti sebanyak 1.500 peserta dari 23 negara, dibuka Menko Perekonomian Darmin Nasution mewakili Presiden Joko Widodo serta dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Jalil.

IPOC 2017 yang mengangkat tema "Growth through Productivity: Partnership with Smallholders" tersebut berlangsung 1-4 November 2017.

metrotvnews.com

  • Bagikan :



  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :