Rp200 Miliar untuk Pembibitan Rempah di Maluku & Malut

Rp200 Miliar untuk Pembibitan Rempah di Maluku & Malut

Maluku: Pemerintah menyiapkan anggaran Rp5,5 triliun untuk pembibitan rempah-rempah. Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara mendapat alokasi sebanyak Rp200 miliar.
 
"Sebagai wilayah penghasil rempah-rempah, seharusnya Maluku menjadi provinsi terkaya. Saya harap Rp200 miliar ini bisa digunakan dengan baik. Tolong pak pangdam dikawal, TNI juga mengawal benihnya, jangan sampai mendapat bibit palsu,” kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat memimpin rapat koordinasi bertema membalikkan kejayaan rempah-rempah Indonesia di kantor Pemerintah Provinsi Maluku.
 
Pertemuan ini dihadiri seluruh bupati/wali kota, pejabat Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan, dandim, danrem, dan akademisi.Amran juga menjanjikan memberikan 20 traktor dan bantuan peralatan lainnya untuk kabupaten-kabupaten penghasil rempah di Maluku dan Malut. Menurut dia, gubernur, bupati, dandim, danrem, petani harus bergandengan tangan untuk mengembalikan kejayaan rempah di Maluku.
 
"Saya ingin rempah-rempah ini kembali. Kalau kerja sendiri tidak bisa. Kita fokus urus rempah-rempah. Saya yakin 10 tahun ke depan Maluku berjaya dengan rempah-rempah. Mari kita datangkan lagi bangsa-bangsa besar sebagai turis dan juga pembeli rempah-rempah Indonesia," tegas Amran.
 
Dalam kesempatan itu, Gubernur Maluku Said Assagaff juga bertekad rempah-rempah Maluku bisa kembali pada kejayaanya. Menurut dia, Maluku tidak bisa dipisahkan dari sejarah rempah-rempah. Pendapatan utama rakyat maluku dari rempah.
 
"Rempah-rempah juga membuat Maluku menjadi tempat perjumpaan berbagai peradaban dunia. Semoga rempah-rempah bisa tetap menjadi sumber kejayaan rakyat Maluku," tegas Said.

metrotvnews.com

  • Bagikan :



  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :