Ternak Jangkrik Datangkan Omzet Hingga Rp10 Juta per Hari

Ternak Jangkrik Datangkan Omzet Hingga Rp10 Juta per Hari

Di pasaran kebutuhan jangkrik sebagai pakan burung, ikan, dan ternak sangat tinggi. Bahkan, harganya cukup fantastis. Oleh sebab itu, ternak jangkrik menjadi incaran beberapa calon pengusaha.

Hal ini sangat menarik, mengingat budidaya jangkrik di Indonesia masih sangat rendah dan kebutuhannya masih mengandalkan alam. Dengan demikian, usaha ternak jangkrik menjadi peluang yang sangat menjanjikan dan bisa mendatangkan untung berlipat ganda.

Di Indonesia, budidaya jangkrik juga baru digunakan sebagai pakan burung kicau, pakan ikan hias, dan umpan pancing. Padahal, sudah banyak bukti yang menunjukkan bahwa jangkrik sudah dikonsumsi di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Thailand, dan Australia.

Di negara-negara tersebut sudah banyak kuliner berbahan baku jangkrik. Ini karena berdasarkan penelitian, jangkrik mengandung protein yang sangat tinggi dibanding protein yang bersumber dari sapi, ayam, dan ikan.

Seorang peternak jangkrik di Cirebon kini bisa memproduksi jangkrik tak kurang dari 200 kg per harinya. Jumlah tersebut secara rutin didistribusikan ke Bandung dan sisanya ke wilayah lain di Jawa Barat dan Jawa Tengah, tetapi belum sampai pasar Jakarta.

Dengan asumsi harga jangkrik Rp50 ribu per kg, omzet per hari bisa mencapai Rp10 juta. Ini belum termasuk penjulan telur jangkrik yang mencapai Rp350 ribu hingga Rp400 ribu per kg.

Produksi jangkrik oleh Trust Jaya Jangkrik di Cirebon ini bisa mencapai 300 kg per harinya. Apalagi pada suhu yang disukai oleh jangkrik, produksi telur yang dihasilkan bisa lebih banyak dari biasanya.

Kini harga jangkrik di Indonesia berkisar antara Rp35 ribu—Rp65 ribu per kg, tergantung musim dan jarak pengiriman kepada pemesan. Hal ini mengingat bahwa pada musim kemarau yang begitu panas dapat berpengaruh terhadap budidaya jangkrik. Pada suhu di atas 30° C, pertumbuhan jangkrik akan sangat lambat. Dengan demikian, dapat dipastikan akan berdampak pada langkanya jangkrik sehingga harganya pun melesat tinggi.

pertanianku.com

  • Bagikan :



  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :