Waspadai Lonjakan Harga Beras

Waspadai Lonjakan Harga Beras

Jika tidak ingin kemiskinan bertambah, harga beras harus dijaga, terutama untuk masyarakat perdesaan.

Jakarta – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebut beras dan rokok kretek filter merupakan dua jenis komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap garis kemiskinan baik di perkotaan maupun perdesaan. Kepala Bappenas, Bambang Brojonegoro, mengungkapkan komoditas beras menempati urutan pertama yang berkontribusi terhadap garis kemiskinan.

Pada September 2017, Bambang mencatat beras berkontribusi terhadap garis kemiskinan di perkotaan sebesar 18,80 persen, sementara di perdesaan sebesar 24,52 persen. “Kalau kita tidak ingin kemiskinan bertambah, jaga harga beras untuk masyarakat perdesaan. Karena kalau harga beras naik, pengaruh beras ke garis kemiskinan perdesaan sampai 24,52 persen atau seperempatnya.

Saya juga berharap kita konsumsi yang produktif, karena rokok dapat membuat orang miskin,” ujar Bambang dalam konferensi pers Membedah Angka Kemiskinan dan Kesenjangan: Rilis Data Terkini BPS, di Jakarta, Selasa (9/1). Sementara itu, rokok kretek di perkotaan menyumbang 9,98 persen dan di perdesaan 10,7 persen, sedangkan komoditas lain yang menyumbang terhadap garis kemiskinan antara lain telur ayam ras, daging ayam ras, mi instan, gula pasir, dan juga daging sapi.

Khusus untuk daging sapi, komoditas tersebut berkontribusi terhadap garis kemiskinan sejak dua tahun terakhir. Daging sapi di perkotaan per September 2017 menyumbang 5,71 persen, sedangkan di perdesaan 2,83 persen. “Untuk daging sapi, ada perubahan pola konsumsi. Mungkin karena perbaikan income dan kesadaran perbaikan gizi, masyarakat mulai mengonsumsi daging sapi.

Ini bagus karena daging sapi sudah jadi kebutuhan,” ujar Bambang. Bambang menambahkan, pemerintah mengarahkan bantuan pangan non tunai (BPNT) untuk memperbaiki pola konsumsi pangan masyarakat. Pada 2018, BPNT diperluas dari 1,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di 44 kota menjadi 10 juta KPM di 217 kabupaten/ kota.

Tujuan BPNT yaitu untuk mengurangi beban pengeluaran KPM dan meningkatkan akses pangan, serta memperbaiki investasi pada nutrisi yang kemudian akan meningkatkan nilai tambah bantuan. Selain itu, BPNT juga untuk memperbaiki perubahan pola konsumsi terutama di perkotaan, di mana tren menunjukkan peningkatan konsumsi makanan dan minuman olahan.

Penyaluran secara nontunai juga akan meningkatkan transaksi nontunai, inklusi keuangan, dan pertumbuhan ekonomi di daerah di mana terdapat perputaran komoditas pangan lokal. Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin pada September 2017 mencapai 26,58 juta orang, turun 1,19 juta orang dari Maret 2017. Dibandingkan September 2016, tingkat kemiskinan turun dari 10,7 persen menjadi 10,12 persen.

“Volatile Food”

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, memperkiraan kenaikan harga minyak dunia dan bahan pangan bisa memengaruhi pergerakan inflasi pada 2018. Karena itu, komponen bahan pangan bergejolak atau volatile food dan harga minyak perlu diwaspadai agar inflasi sesuai dengan target.

Agus mengatakan pergerakan harga minyak dunia yang cenderung mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir bisa menjadi risiko yang mempengaruhi inflasi. Namun, dia memastikan, potensi kenaikan harga bensin jenis pertamax dari risiko harga minyak dunia ini tidak mengganggu proyeksi inflasi 2018 sebesar 3,5 persen plus minus satu persen.

Meski demikian, Agus mengakui harga minyak yang di atas rata-rata asumsi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar 48 dollar AS per barel bisa berdampak positif kepada penerimaan negara. “Ini bisa membuat rencana penyerapan anggaran, khususnya konsumsi pemerintah dan pemberian bantuan sosial bisa direalisasi dan ini bagus bagi pertumbuhan ekonomi,” ujar Agus di Jakarta, Rabu (3/1).

Selain itu, dia mengharapkan harga bahan pangan yang selama ini menjadi penyumbang utama inflasi dan telah terjaga dengan baik sepanjang 2017, tidak mengalami gejolak pada 2018. 

koran-jakarta 

  • Bagikan :



  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :