Patani Siap Tampung Hasil Panen

Patani Siap Tampung Hasil Panen

PATANI SUMUT - Dalam kunjungan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Patani Sumut Rahmad Hasibuan didampingi Ketua Koperasi Patani Rahmadsyah dan Sektretaris Koperasi Patani Madroy serta sejumlah pengurus Patani lainnya, ke kebun lemon milik Saptono Ketaren, Rahmad Hasibuan mengatakan, pihaknya saat ini sedang membangun kemitraan dengan petani yang ingin menanam.
Kemitraan itu akan dilakukan melalui Koperasi Patani yang telah terbentuk. Di mana nantinya, koperasi tersebut akan menyediakan sarana produksi pertanian mulai dari pengadaan bibit, pupuk dan obat-obatan yang organik.

Koperasi Patani ini juga nantinya akan menampung lemon-lemon yang diproduksi petani yang menjadi mitra Patani. "Kita akan tampung hasil panennya kalau memang petani kesulitan dalam pemasaran," kata Rahmad.

Menurut Rahmad, Koperasi Patani telah membangun kerjasama dengan Saptono Ketaren dalam hal pemasaran bibit, buah dan budidaya.

Koperasi Patani sendiri kata dia, akan melakukan pendampingan terhadap petani mitra dalam hal budidaya. Di mana pada masa tanam satu sampai tiga bulan, petani bekerja sendiri. Artinya, petani bebas membesarkan batang dan daun dengan pupuk yang diinginkan.

Tetapi, setelah tanaman lemon Pon-K4 berusia tiga bulan ke atas, petani memperoleh penyuluhan oleh petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang disediakan Koperasi Patani.

"Jadi, kita tidak membiarkan atau melepas petani mitra kita begitu saja. Kita akan melakukan pengawalan mulai dari usia tanam tiga bulan ke atas hingga menampung hasil panen," kata Ketua Koperasi Patani Rahmadsyah.

Dikatakannya, untuk pupuk yang digunakan dalam budidaya lemon Pon-K4, pihaknya merekomendasikan pupuk kisrit, KCl, Poten Kasa Butir dan urea dengan dosis yang telah ditentukan.

Sejauh ini, kata dia, Patani dan Koperasi Patani telah membangun kerjasama dengan sejumlah instansi pemerintah dalam hal pengembangan pertanian, seperti Dinas Pertanian Sumut dan kabupaten/kota, Dinas Peternakan, Perkebunan, Bulog dan TNI dalam hal ini Kodam I/BB.

"Patani sendiri mewadahi pembinaan pertanian, peternakan dan perkebunan," jelas Rahmadsyah.

Untuk pengembangan lemon Pon-K4, Koperasi Patani telah menanam sebanyak 6.000 batang dari rencana tanam sekitar 7.000 batang yang dilakukan oleh Sekretaris Patani Madroy, seluas 12 hektare di Marelan.

"Penanaman kami lakukan pada tanggal 2 Januari 2017 lalu. Penanaman akan terus dilanjutkan sampai dengan 7.000 batang," kata Roy panggilan akrab Madroy.

Di lain tempat juga, kata Roy, petani mitra mereka telah melakukan penanaman lemon Pon-K4 seperti di Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang seluas 50 hektare yang ditanam pada tanggal 30 Desember 2016.

"Beberapa petani pemula juga telah membeli bibit perorangan dengan masa tanam lima sampai enam bulan. Kita berharap, dengan semakin luasnya penanaman lemon Pon-K4 ini, permintaan lemon yang cukup tinggi selama ini dapat terpenuhi," kata Roy.


Sumber: www.medanbisnisdaily.com

  • Bagikan :
  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :