2018, Pemprov Kaltara Alokasikan Rp 50 Miliar Bantu UMKM

  • Kategori UKM Desa --
  • Kamis, 7 Desember 2017 09:49
2018, Pemprov Kaltara Alokasikan Rp 50 Miliar Bantu UMKM

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) mengalokasikan anggaran senilai Rp 50 miliar untuk membantu pengembangan koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta usaha kecil lainnya pada tahun 2018.

Pemprov Kaltara menilai keberadaan koperasi dan UMKM sebagai salah satu pendongkrak pertumbuhan ekonomi, perlu mendapat perhatian serius, salah satunya dengan memberikan dukungan modal usaha, melalui dana bergulir.

Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM, Pemprov Kaltara telah mengajukan permintaan bantuan pinjaman modal atau dana bergulir ke pusat, dalam hal ini lewat Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Yaitu sebuah lembaga di bawah Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie seperti dilansir dari bisnis.com mengungkapkan, berdasar laporan dari Disperindagkop, dari LPDB selaku pihak penyalur dana bergulir, telah siap mengalokasikan dana sekitar Rp 50 miliar untuk disalurkan kepada koperasi, UMKM dan usaha lainnya di Kaltara pada 2018.

“Informasinya ada dana sudah disiapkan, sekitar Rp 50 miliar oleh LPDB. Tinggal menunggu MoU (Memorandum of Understanding) dengan Kementerian Koperasi dan UMKM, untuk memastikannya,” kata Irianto.

Dia menjelaskan, pemberian dana bergulir ini, memang bukan program yang baru. Ini merupakan program pemerintah pusat yang disalurkan melalui LPDB. Dengan mekanisme, pinjaman modal dengan bunga ringan, bagi para pelaku UMKM dan koperasi. Termasuk yang ada di Kaltara.

Namun demikian, yang akan menerima dana bergulir ini harus memenuhi persyaratan-persyaratan yang ditentukan. Nanti melalui Disperindagkop provinsi dan kabupaten serta kota akan mensosialisasikan. “Bagi yang mengajukan akan diseleksi oleh Disperindagkop, mana yang bisa menerima dan mana yang tidak bisa,” jelas Irianto.

Lebih lanjut, program ini diperuntukkan bagi para pelaku koperasi dan UMKM yang memang memerlukan tambahan modal usaha. Sehingga diharapkan bagi yang menerima dana bergulir ini, nanti pelaku usaha kita dapat mengoptimalkan bantuan ini. Sehingga tujuan utama, yaitu pengembangan usaha koperasi dan UMKM bisa terwujud.(AR)

infonawacita

  • Bagikan :



  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :