Kementan Ingatkan Kesiapan Kalbar Ekspor Beras-Jagung

Kementan Ingatkan Kesiapan Kalbar Ekspor Beras-Jagung

Pontianak: Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) Momon Rusmono mengingatkan berbagai pihak terkait rencana ekspor beras dan jagung dari Kalimantan Barat (Kalbar). Hal itu menjadi penting lantaran Kalbar merupakan daerah yang potensial.

"Selain Kalbar, ada lima provinsi lain yang letak geografisnya berada di perbatasan yang dikembangkan untuk upaya ekspor pangan seperti Riau, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, Papua, dan Nusa Tenggara Timur," kata Momon, seperti dikutip dari Antara, Kamis 3 Agustus 2017.

Ia mengatakan ekspor tersebut merupakan upaya pengembangan lumbung pangan berorientasi ekspor di wilayah perbatasan (LPBE-WP). Kementan akan mengoptimalkan daerah-daerah yang menjadi lumbung pangan.

"Di Kalbar, Kementan RI akan mulai mengembangkan LPBE-WP di enam lokasi prioritas, yaitu Kabupaten Sambas, Bengkayang, Sanggau, Landak, Sintang dan Kapuas Hulu," tuturnya.

Oleh karena itu Kementan akan berupaya dengan berbagai strategi agar ekspor segera terwujud dengan membangun sistem pertanian modern terpadu dan berkelanjutan melalui pendekatan kawasan.

Program yang akan dilakukan terdiri atas peningkatan produktivitas dan indeks pertanaman melalui perbaikan/pembangunan jaringan irigasi, pemanfaatan varietas unggul, peningkatan penggunaan pupuk organik, pengendalian hama terpadu dan peningkatan intensitas penyuluhan pertanian.

"Selanjutnya, pembukaan lahan baru, peningkatan kualitas hasil produksi, pengurangan kehilangan hasil panen, dan peningkatan kapasitas petani dan penguatan kelembagaan ekonomi petani," pungkasnya.

metrotvnews.com

  • Bagikan :



  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :