Bawang Impor Masih Mahal

Bawang Impor Masih Mahal

Metrotvnews.com, Sragen: Dua jenis bawang impor yang beredar di pasar-pasar tradisional di Sragen tetap bertahan di harga tinggi menjelang datangnya bulan Ramadan.

Untuk bawang putih jenis kating dari Tiongkok yang dijual di pasar induk kota Sragen yakni Pasar Bunder dijual dengan kisaran Rp52 ribu-Rp55 ribu per kilogram (kg)."Di pasar-pasar tradisional di Sragen, bawang impor Tiongkopk jenis kating lebih mahal dari jenis cincau. Selisihnya cukup besar, untuk bawang kating dalam kisaran Rp52 ribu-Rp55 ribu per kg, sementara untuk cincau masih dijual dengan kisaran Rp45 ribu per kg," tutur Jujuk, penjual bumbon di Pasar Bunder Sragen ketika dikonfirmasi, Minggu 14 Mei 2017.

Sejauh ini, kalangan bakul bumbon di Pasar Bunder lebih tertarik untuk menjual bawang impor ketimbang bawang lokal, karena sebagian besar pembeli sangat menyukai. Padahal jika dilihat dari lonjakan harga dibandingkan sebulan terakhir ini sangat besar. Pada awal April lalu, bawang impor jenis kating masih dijual dengan harga Rp35 ribu.

"Tetapi kini sudah mencapai Rp55 ribu, atau hanya turun Rp2 ribu pada tiga hari terakhir," tukas Winarni, buruh kupas bawang impor di Pasar Bundar.

Dia mengatakan, harga bawang impor yang terus melambung dalam sebulan terakhir ini, karena kurangnya separuh pasokan bawang.

"Hampir tidak ada barang. Sekitar dua bulan lalu, juragan saya ambil dari Solo rata-rata satu ton, tapi kini tinggal separuhnya. Jadi memang bawang seperti langka," imbuh Winarni sekali lagi.

Meski pasokan terus berkurang, sejumlah bakul melihat ada tren harga menurun dalam beberapa hari terakhir.

"Harga turun Rp2 ribu, sehingga tinggal Rp54 ribu," ujar Nanik, pedagang bumbon dan sayuran sembari melayani pembeli yang antri di kiosnya.

Sejumlah pembeli sangat berharap, pemerintah cepat turun tangan menurunkan harga sebelum Ramadan.

"Kebutuhan dipastikan naik pada Ramadan, kalau harga terus naik, jelas memberatkan. Kalau bisa turun di kisaran Rp35 ribu seperti pada awal April lalu, atau lebih turun lagi lebih bagus," ujar Mariyam, warga Sragen Kota.

metrotvnews.com

  • Bagikan :



  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :