Impor Komoditas Dinilai tak Melulu Timbulkan Efek Negatif

Impor Komoditas Dinilai tak Melulu Timbulkan Efek Negatif

Jakarta: Impor komoditas, khususnya bahan baku utama industri tak melulu memberikan efek negatif terhadap perekonomian nasional. Pengamat ekonomi dari CSIS Yose Rizal Damuri mengatakan, impor kerap menjadi salah satu bagian utama proses produksi.

Yose menegaskan, impor punya peran dalam mendukung berjalannya perekonomian. Ia menilai, paradigma yang menyebutkan impor merupakan suatu hal negatif perlu diubah."Perlu ada perubahan paradigma yang menyebutkan bahwa impor itu jelek. Impor itu adalah bagian dari produksi. Kita tidak bisa mengklasifikasikannnya sebagai hal yang jelek," ujar Yose melalui keterangan tertulis, Jumat 25 Agustus 2017.

Anggota Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia Benny Wahyudi menambahkan, terjaminnya ketersediaan bahan baku adalah hal krusial buat keberlanjutan dan pertumbuhan industri. Tak jarang, pemenuhan itu dicapai lewat jalur impor.

Sementara itu, Ketua Gabungan Asosiasi Pengusaha Rokok Indonesia Hasan Aoni Aziz meminta pemerintah mencermati kondisi ini sebagai pertimbangan dalam memberlakukan aturan tentang larangan dan pembatasan bahan baku. Sebab, pemberlakuan aturan ini dinilai bisa menghambat kelancaran produksi yang mendorong pertumbuhan industri.

"Seluruh regulasi yang mengatur soal industri harus mengedepankan soal reward, bukan punishment. Regulasi juga harus menyesuaikan tingkah laku konsumen,” jelas Hasan.

metrotvnews.com

  • Bagikan :



  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :