Dana Desa hingga Reformasi Agraria Jadi Jurus Pemerataan Kesenjangan

  • Kategori Desa --
  • Kamis, 8 Juni 2017 10:27
Dana Desa hingga Reformasi Agraria Jadi Jurus Pemerataan Kesenjangan

JAKARTA - Kesenjangan baik dari segi pembangunan hingga kemiskinan ternyata masih menghantui Indonesia. Hal ini sebetulnya membuat Presiden Joko Widodo sangat kecewa karena meskipun ekonomi membaik namun di beberapa daerah angka kesenjangan masih kerap terjadi.

Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Nur Fauzi Rahman mengatakan, sebagai langkah menanggulangi kemiskinan, Presiden Jokowi meminta agar anggaran subsidi diatur ulang kembali pada masa awal kepemimpinannya. Selain itu dengan cara pemberian dana desa yang diharapkan bisa membantu percepatan dari segi infrastruktur dan kemiskinan.

"Sekarang dana desa itu mencapai Rp 60 Triliun, setelah ini akan naik lagi menjadi Rp 80 triliun , dan masih akan naik lagi Rp 120 triliun. Angka tersebut belum termasuk dari provinsi-provinsi," ujarnya di Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Rabu (7/6/2017)

Dana desa tersebut, lanjut Fauzi, akan digunakan untuk kesejahteraan desa dan perbaikan infrastruktur. Adapun perbaikan infrastruktur tersebut seperti perbaikan kantor desa, jalan, hingga fasilitas-fasilitas lainnya.

Dana itu untuk air minum, jalan, kantor desa, lampu, dan sebagainya," jelasnya

Selain itu tambah Fauzi, program reforma agraria jadi jurus Presiden Joko Widodo untuk pemerataan. Pemerintah menargetkan 9 juta hektare (ha) untuk reforma agraria dengn melalui 4 skema.

Keempat skema itu adalah redistribusi lahan telantar, yakni lahan yang habis hak guna lahan sekira 400.000 ha, lahan transmigrasi sekira 600.000 ha, legalisasi aset atau pemberian sertifikasi sekira 3,9 juta ha, dan redistribusi lahan yang berada di sekitar kawasan hutan 4,1 juta ha.

okezone.com

  • Bagikan :



  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :