Pandu Tani Merajut Pembangunan Berawal dari Desa

Infrastruktur | DiLihat : 750 | Senin, 30 Januari 2017 15:16
Pandu Tani Merajut Pembangunan Berawal dari Desa

PALEMBANG, AsSAJIDIN.COm — Pandu Tani Pandu Tani Indonesia Sumatera Selatan ini di awal tahun 2017  akan memacu gerakan untuk pembangunan Sumatera Selatan di mulai dari titik sentralnya di pedesaan.
Dirut Patani, Sarjan Tahir mengatakan, Jika kita menggali potensi – potensi yang ada di desa – desa maka kita akan menjawab kesuksesan pembangunan di Sumatera Selatan secara keselurahan bukan hanya kesuksesan pembangunan di perkotaan saja.

“Berbagai pihak baik itu KADIN, HIPMI, Akademisi,  Karang Taruna, dan semua stakeholder kita libatkan dalam membangun dalam merajut potensi desa,”ungkapnya saat meresmikan sekretariat PATANI dan dialog awal tahun 2017, Rabu (4/1).
Ditambahkannya, Jika pembangunan di daerah daerah berhasil, maka urbanisasi dari desa ke kota akan berakhir. “Nantinya, temen-temen petani di pedesaan akan kita buatkan industi industri kecil, agar petani tidak bingung dalam memasarkan produknya,”terangnya.
Pada saat dialog ini, Ketua HIPMI Sumsel  Muhammad Akbar Alfaro yang akrab di sapa Gerry mengatakan, HIMPI Sumsel siap bekerjasa sama menggali potensi potensi yang ada di pedesaan. “HIPMI Sumsel akan membantu para petani dalam mengajukan kredit pinjaman tanpa anggunan, silakan para petani mengajukan proposal kepada HIPMI Sumsel,”terang Gerry.Sementara itu, Prof DR Andy Mulyana Guru Besar Fakultas Pertanian Unsri mengatakan, Potensi Pertanian di Sumatera Selatan ini cukup besar, dan merupakan miniatur pertanian di Indonesia. “Tetapi kita juga harus memperhatikan tekstur tanah, karena setiap daerah memiliki tektur tanah yang berbeda – beda, hal ini yang diperhatikan agar pertanian kita berhasil,”ungkapnya.(*)

Sumber : assajidin.com

Penulis:Yudiansyah