Kampung Bahari Dusun Sukal, Harapan untuk Masyarakat Mandiri dan Sejahtera

Potensi Desa | DiLihat : 74 | Senin, 19 Oktober 2020 | 17:43
Kampung Bahari Dusun Sukal, Harapan untuk Masyarakat Mandiri dan Sejahtera

BELO LAUT - Dusun Sukal, Desa Belo Laut diresmikan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman sebagai Kampung Bahari Nusantara. Dusun ini memiliki berbagai potensi laut seperti sektor budi daya kerang yang besar dan kepiting rajungan. Tidak hanya itu, hutan mangrove yang dimiliki dusun ini juga bisa menjadi potensi wisata.

Dengan potensi yang besar itu, Gubernur Erzaldi berharap dengan di bawah pembinaan Lanal Bangka Belitung, dusun ini menjadi dusun yang mandiri dan sejahtera.

“Alhamdulillah dusun ini sudah dibina, tinggal bagaimana mengatur manajemennya. Saya harap Dusun Sukal bisa menjadi mandiri dan sejahtera, untuk itu berdayakan masyarakat nelayan. Sehingga, ketergantungan kepada orang lain pun berkurang. Tidak hanya itu, posisi tawar ikan juga menjadi lebih tinggi,” ujar Gubernur Erzaldi.

Saat kunjungan pertama kali pada tahun 2016 lalu, Gubernur Erzaldi sudah berjanji untuk mendirikan fasilitas dermaga. Dermaga yang akan dibangun kurang lebih 75 meter di sebelah kanan jembatan dan mulai dikerjakan pada tahun depan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pengelolaan hutan bakau Dusun Sukal bisa menjadi potensi destinasi wisata baru. Namun, sebelum dibuka, Gubernur Erzaldi mengimbau agar dibangun trek jalannya terlebih dahulu.

Dalam menunjang pariwisata, tentunya kuliner bisa menjadi daya tarik tersendiri dengan harapa  warga dusun bisa mengolah hasil ikan, kepiting, dan kerang menjadi cita rasa yang berbeda dari daerah lainnya.

Namun Gubernur Erzaldi mengingatkan untuk tidak menjual minuman keras dan menjaga kebersihan lokasi destinasi wisata agar tetap menjadi berkelanjutan.

“Kalau sudah menjadi tujuan destinasi wisata baru, jangan menjual minuman keras dan jaga selalu kebersihan,” tegasnya.

Selain meresmikan Kampung Bahari Dusun Sukal , Gubernur Erzaldi juga menyampaikan sosialisasi KUR syariah yang dapat dimanfaatkan oleh para nelayan dengan pinjaman di bawah 50 juta tanpa agunan. Pinjaman tersebut dapat digunakan untuk membeli kapal, jaring, dan menghasilkan sesuatu yang produktif untuk menggerakkan ekonomi.

Acara ditutup dengan penyerahan bantuan berupa dua unit mesin tempel 15 PK bagi nelayan Dusun Sukal. Life jacket dan masker, berikut bantuan paket sembako bagi janda dan para nelayan.