Penangkar Panen Benih di Desa Cipta Graha

Kabar Desa | DiLihat : 43 | Sabtu, 26 September 2020 | 08:40
Penangkar Panen Benih di Desa Cipta Graha

SANGATTA - Selain mengunjungi RMU Gapoktan Cipta Karya Desa Cipta Graha Kecamatan Kaubun, Tim Monev Kegiatan/Program APBN/APBD dikomandani Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikuktura (TPH) Kaltim melakuman panen benih padi varietas Inpago 8 di kawasan panangkar benih Gapoktan Cipta Karya Desa Cipta Graha.

Gapoktan yang diketuai Waluyo  ini memiliki luas kawasan penangkaran 50 hektar, namun lahan tertanam 37 ha dengan jenis Inpago 8.

Menurut Kepala Dinas Pangan TPH Kaltim Dadang Sudarya, Kaltim masih memerlukan ketersediaan benih padi berbagai jenis untuk memenuhi kebutuhan petani di kabupaten dan kota.

"Kita ingin mendorong dan mengalakkan agar ada kelompok-kelompok tani khusus penangkar benih. Salah satunya Pak Waluyo ini," kata Dadang Sudarya, Jumat (25/9).

Walaupun diakui Dadang, hasil penangkaran benih Gapoktan Cipta Karya   masih memenuhi kebutuhan benih padi Kabupaten Kutai Timur. Dan mampu berproduksi benih kisaran 57 ton varietas Inpago 8.

"Saat ini sudah banyak penangkar-penangkar benih kita. Namun, kami juga terus bantu pasarnya, sehingga produksi benih penangkar sudah terserap ketika panen," jelas Dadang.

Sebelumnya, telah dilakukan penandatanganan perjanjian pembelian benih padi varietas Inpago 8 antara PT Pertani (Persero) Cabang Kaltim dengan Penangkar Benih Cipta Karya Waluyo untuk Berau dan Paser sebesar 49 Ton.

Ketua Gapoktan Waluyo sangat berharap kerjasama terus berlanjut dan produksi benih padi dapat dipasok ke kabupaten dan kota se Kaltim.

"Semoga pemerintah terus mendukung kami dan PT Pertani bisa membeli juga memasarkan produk benih kami ke berbagai daerah di Kaltim bahkan luar Kaltim," ucap Waluyo.