Empat Tips Meracik Indonesia Tetap Jadi Negara Produsen Kopi Terbesar Dunia

Ekonomi | DiLihat : 46 | Kamis, 13 Agustus 2020 | 15:58
Empat Tips Meracik Indonesia Tetap Jadi Negara Produsen Kopi Terbesar Dunia

JAKARTA - Perusahaan eksportir biji kopi, PT Indo Cafco, mencatat keinginan besar Indonesia untuk terus menjadi negara produsen kopidi dunia. Saat ini Indonesia berada di posisi keempat di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia.

Wagianto, Manager Indo Cafco, mengatakan pihaknya untuk terus mendorong Indonesia sebagai negara pengekspor biji kopi terbesar di dunia. Karena itu berbagai langkah strategis pun sudah ditempuh pihaknya.

"Kita harapkan Indonesia menjadi negara produsen kopi di dunia. Jangan sampai posisinya terus menurun. Jadi kita harapkan perkopian di Indonesia terus berlanjut. Terkait keberlanjutan kopi tidak terlepas dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan," ujar Wagianto dalam Webinar, Kamis (13/8/2020).

Ada empat strategi yang sudah dilakukan Indo Cafco untuk mendorong Indonesia sebagai negara produsen kopi. Pertama, menekankan pentingnya tata kelola perusahaan terhadap masalah sosial dan lingkungan. Wagianto bilang, langkah ini terkait cara perusahaan membawa isu keberlanjutan kopi sebagai langkah penting di internal perusahaan.

"Jadi perusahaan memiliki komitmen soal keberlanjutan kopi," kata dia.

Kedua, menjalin kemitraan terkait keberlanjutan kopi dengan pemangku kepentingan, seperti pemerintah, perusahaan swasta, lembaga penelitian dan universitas. Langkah ini sudah dilakukan Indo Cafco dengan menggandeng sejumlah perusahaan dan lembaga internasional seperti, International Multi Location Variety Trial, On Farm Technology Trials, Toba Project, serta CBB Integrated Pest Manajemen.

Ketiga, menginformasikan atau mempromosikan strategi, tujuan, dan dan pencapaian keberlanjutan kopi. Dia sebut, langkah ini akan membuat semua pihak tertarik dengan isu keberlanjutan kopi.

Langkah terakhir adalah meningkatkan kinerja untuk mencapai tujuan berkelanjutan aktivitas perusahaan termasuk operasional, rantai pasokan, dan produk.


sindo