Internet Desa Inisiasi Gubernur Sumsel Sangat Membantu Warga di Masa Pandemi

Infrastruktur | DiLihat : 93 | Kamis, 30 Juli 2020 | 15:20
Internet Desa Inisiasi Gubernur Sumsel Sangat Membantu Warga di Masa Pandemi

 

PALEMBANG - Hampir setahun sejak Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru melaunching program ”Internet Desa Sumsel Maju untuk Semua” di 17 kab/kota se Sumsel, keberadaan internet gratis yang diberikan kepada masyarakat tersebut kini semakin dirasakan manfaatnya. 

 

Apalagi dimasa Pandemi Covid-19 saat ini, hampir semua bidang terbantu akan kehadiran jaringan  internet tersebut. Seperti dalam bidang pendidikan, pengelolaan  pemerintahan desa, pertanian dan lainnya. Setiap desa diberikan dua titik hotspot atau pancaran akses internet gratis tersebut dengan kecepatan internet 5 Mbps setiap bulannya. Kantor desa dan area publik di desa akan menjadi titik pemasangannya. 

 

Sampai saat ini  desa/kelurahan yang telah terintalasi internet desa sebanyak 34 desakKelurahan, yaitu Kota Palembang (Kecamatan Ilir Timur II Kelurahan I Ilir, Kecamatan Plaju Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju Darat Kelurahan Plaju Darat), Kota Prabumulih (Kecamatan Cambai Kelurahan Cambai, Kecamatan Prabumulih Barat Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Timur Kelurahan Gunung Kidul), Kota Pagaralam ( Kecamatan Pagar Alam Utara Desa Bangun Rejo-Desa Beringin Jaya, Kecamatan Pagar Alam Selatan Desa Nendagung), dan Kota Lubuk Linggau ( Kecamatan Lubuk Linggau Utara II Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuk Linggau Barat II Kelurahan Lubuk Linggau Ulu, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II Kelurahan Jawa Kanan).

 

Lalu, Kabupaten Banyuasin ( Kecamatan Banyuasin III Kelurahan Kayu Ara Kuning, Kecamatan Sembawa Desa Lalang Sembawa), Kabupaten Muara Enim ( Kecamatan Lawang Kidul Desa Keban Agung, Kecamatan Muara Enim Desa Karang Raja, Kecamatan Lembak Desa Lembak), Kabupaten Musi Rawas ( Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut Desa Kebur Jaya, Kecamatan Muara Beliti Desa Durian Remuk), Kabupaten Lahat (Kecamatan Merapi Barat Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Timur Desa Kebur), dan Kabupaten Ogan Ilir (Kecamatan Indralaya Selatan Desa Tebing Gerinting Sel, Kecamatan Indralaya Desa Tanjuny Sejari, Kecamatan Tanjung  Raja Desa Skonjing),

 

Berikutnya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), (Kecamatan Lempuing Desa Tugumulyo, Kecamatan Tanjung Lubuk Desa Bumi Agung, Kecamatan Teluk Grlam Desa Mulya Guna, Kecamatan Kayu Agung Desa  Celikah), Kabupaten Ogan Komering Ulu ( OKU) ( Kecamatan Baturaja Timur Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Baturaja Barat Desa Suka Maju, Kecamatan Peninjauan Desa Saung), serta Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (Kecamatan Belitang III Desa Karang Sari, Kecamatan Belitang Madang Raya Desa Karang Binangun, Kecamatan Buay Madang Timur Desa Tambak Boyo).

 

Tidak hanya jaringan internet, Pemprov Sumsel juga memfasilitasi web desa, di mana untuk tahun 2019 ini sebanyak 170 desa mendapat web Ddsa yang akan terintegrasi internet desa. Seiring dengan keinginan Gubernur HD, saat ini terus diupayakan penambahan jaringan internet gratis agar semua kelurahan/desa di Sumsel dapat mengakses fasilitas layanan tersebut. 

 

Menurut HD, awalnya ide menghadirkan program internet desa hanya bicara tentang peningkatan komunikasi produsen khususnya petani ke pembeli, agar ada interaksi termasuk informasi soal harga. Tapi ternyata di masa pandemi internet desa ini justru menjadi bonus. Saat study from home (SFH) internet desa inilah yang sangat menunjang.

 

“Karena itu, saya minta Kominfo tetap sandang tupoksinya memperluas internet ini ke desa-desa karena internet desa ini disambut baik masyarakat. Kita harus pikirkan bagaimana anak-anak sekolah yang jauh dari internet ini kita dekatkan internet. Dan yang gaptek jadi melek, dan kita harap nanti ke depan  tidak ada desa yang tidak teraliri internet di Sumsel,” ujarnya. (end)