Tekad Petani Singkawang Kembangkan Sorgum Rakitan Balitbangtan

Kabar Desa | DiLihat : 33 | Selasa, 21 Juli 2020 | 20:36
Tekad Petani Singkawang Kembangkan Sorgum Rakitan Balitbangtan

Kalbar – Varietas unggul baru Sorgum Bioguma yang dikembangkan petani di Kelurahan Sagatani, Kota Singkawang, Kalimantan Barat memasuki masa panen. Hasilnya, pertumbuhan sorgum bioguma cukup memuaskan.

    Sorgum rakitan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) tersebut ditanam di lahan seluas empat hektar dengan karakter lahan berpasir, lahan dengan kandungan bauksit, serta lahan bekas penanaman jagung.

    “Meski sebagian ditaman di lahan bauksit atau tanah merah, namun pertumbuhannya masih sangat normal,” ujar Djong Sumantri, petani di Sagatani melalui sambungan telepon pada Senin (20/7/2020).

    Sumantri bercerita, ini merupakan pertama kali ia menanam dan ingin serius mengembangkan sorgum di daerahnya. Lahan yang desediakan pun tidak sedikit, yakni lebih dari 1.000 hektar. Hasil panen nantinya akan dijadikan sebagai beras sorgum, gula sorgum, dan bioethanol.

    Untuk mencapai tujuannya tersebut, Sumantri akan menggandeng perusahaan besar yang menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) serta instansi terkait seperti Dinas Pertanian setempat. “Kalau sekarang saya masih mengembangkannya sendiri untuk dijadikan benih. Nanti saya ingin bertemu kepala dinas pertanian untuk diskusi pengembangan sorgum kepada petani lain di lahan-lahan marjinal,” jelas Sumantri.

    “Nanti kami juga akan menyediakan benih untuk para petani yang membutuhkan,” tambahnya.

    Lebih lanjut Sumantri menjelaskan, sangat banyak lahan di Kalimantan Barat yang belum termanfaatkan, untuk itu ia berharap agar rencananya dalam mengembangkan sorgum di daerahnya mendapat dukungan dari berbagai pihak. (kementan)