Ubah Lahan Galian Pasir, Menjadi Lahan Kedelai yang Produktif

Inovasi Desa | DiLihat : 217 | Senin, 27 Mei 2019 | 10:46
Ubah Lahan Galian Pasir, Menjadi Lahan Kedelai yang Produktif

Kuningan, - Lokasi bekas galian pasir di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, kini telah disulap menjadi lahan garapan petani kedelai. Hasilnya, setiap kali panen mampu memberikan sebanyak 24 ton kedelai berkualitas unggul.

Atas capaian itu, Desa Cibulan menjadi salah satu nominator sebagai finalis lomba desa tingkat Jawa Barat. Bahkan tim verifikasi Jawa Barat melakukan evaluasi perkembangan dan verifikasi lapangan penilaian empat besar perlombaan desa tingkat provinsi.

Kepala Desa Cibulan, Iwan Gunawan SIP dalam keterangan persnya, Minggu (26/5), mengatakan, bahwa galian pasir ini menjadi potensi dalam peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) untuk kepentingan sarana prasarana publik. Kini panen baru dilakukan beberapa puluh hektar saja, kedepan ditargetkan mencapai luas lahan penanaman kedelai 200 hektar.

“Jadi dengan mengubah bekas galian pasir menjadi lahan produktif, yakni membuat terobosan menjadi lahan kedelai yang sudah terpanen sebanyak 24 ton kedelai pada musim panen,” sebutnya.

Berdasarkan perkembangan itu lanjutnya, Desa Cibulan menjadi salah satu desa yang mengembangkan kedelai di Indonesia dengan dukungan Kementrian Pertanian. Semoga kedepan dapat mewujudkan impian untuk menjadi desa kedelai.

“Insya Allah kami akan tetap berkomitmen menjalankan program tanam kedelai ini dengan baik, apalagi ini sudah menjadi perhatian banyak pihak termasuk Pemkab Kuningan. Kami ingin menjadikan lahan bekas galian pasir di desa kami ini tidak hanya ditinggal begitu saja, tapi bisa kami rubah dari lahan kritis menjadi lahan produktif yakni dijadikan lahan pertanian kacang kedelai,” ungkapnya.

Sementara Bupati Kuningan Acep Purnama memberikan, apresiasinya atas capaian Desa Cibulan dalam mengubah lahan bekas galian pasir menjadi lebih produktif. Sehingga kini dapat menghasilkan kedelai sekitar 24 ton sekali panen.

“Saya apresiasi terhadap langkah yang dilakukan pemerintah Desa Cibulan. Ini sangat baik, karena mengubah lahan kritis menjadi lahan produktif yang berdaya hasil bagi warga desa,” terangnya.

Dia berharap, agar semua desa di Kabupaten Kuningan dapat mencontoh kreativitas serta inovasi yang ditunjang oleh semua pihak. Sebab lahan bekas galian pasir dimanfaatkan sebagai lahan pertanian kacang kedelai di tengah tanah tandus dan panas. (*)

Penulis : Andry Yanto
kumparan


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau