Sleman Canangkan Widodomartani Sebagai Desa Kawasan Tanpa Rokok

Kabar Desa | DiLihat : 760 | Selasa, 30 April 2019 | 10:41
Sleman Canangkan Widodomartani Sebagai Desa Kawasan Tanpa Rokok

Pemkab Sleman mencanangkan desa Widodomartani, Ngempak, sebagai desa kawasan tanpa rokok (KTR) di balai desa setempat, Senin (29/4/2019). Pencanangan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sleman Nomor 19.4/Kep.KDH/A/2019 tentang Desa Widodomartani sebagai desa KTR tertanggal 1 April 2019.

Pencanangan sendiri ditandai dengan deklarasi dan pengukuhan satgas KTR di desa tersebut. Dalam deklarasi tersebut disepaati beberapa KTR, yakni tidak merokok di setiap pertemuan, tidak merokok di dalam rumah, tidak merokok di dekat ibu hamil dan anak, tidak merokok di tempat ibadah, memasang stiker di setiap rumah, dan merokok di tempat khusus merokok.

Widodomartani saat tercatat menjadi satu-satunya desa KTR dari 86 desa se Sleman.“Komitmen ini bukan hanya sebagai respon positif, namun juga langkah nyata dalam meningkatkan kesehatan di Sleman khususnya di Widodomartani. Karena itu berharap dapat diikuti desa lainnya,” kata wakil bupati Sleman Sri Muslimatun saat acara tersebut.

Untuk itu, Ia berharap kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial. Namun yang lebih penting tidaklanjutnya. Terutama untuk terus menggalakkan dan menyadarkan masyarakat tentang bahaya asap rokok. Terutama dalam meningkatan kualitas hidup masyarakat dan kualitas udara di ruangan. Sehingga perlu komitmen dan konsistensi seluruh pihak.

“Karena itu kami memberi penghargaan bagi semua pihak yang telah mendukung proses terselenggaranya deklarasi ini,” paparnya.

Camat Ngemplak Sri Wahyu Purwaningsih mengakui sulitnya untuk mangajak warga untuk berkomitmen KTR. Namun setelah melakukan pendekatan dan memberikan pemahaman, akhirnya masyarakat sepakat.

“Awalnya mendapat pertentangan dari masyarakat, namun akhirnya, setelah sosialisasi dan pemahaman dari Dukuh, Dinkes dan Puskesmas masyarakat Widodomartani berkomitmen mendeklarasikan KTR,” jelasnya.

Kepala Desa Widodomartani Heruyono menambahkan komitmen tersebut tercapai berkat kemauan kuat warganya dan dusun setelah mendapatkan sosialisasi bahaya merokok, terlebih untuk generasi penerus.

sindonews


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau