Seluruh Desa dan Kelurahan di Bengkulu Tak Lagi Gelap Gulita di Malam Hari

Infrastruktur | DiLihat : 431 | Kamis, 25 April 2019 | 11:18
Seluruh Desa dan Kelurahan di Bengkulu Tak Lagi Gelap Gulita di Malam Hari

Bengkulu - Seluruh desa dan kelurahan di Provinsi Bengkulu saat ini sudah 100 persen mendapatkan pelayanan aliran listrik. Dengan demikian, seluruh wilayah desa/kelurahan di provinsi ini, tidak lagi mengalami kondisi gelap gulita pada malam hari karena terbatasnya sarana listrik.

Kepastian desa dan kelurahan di Provinsi Bengkulu, sudah terang benderang alias bebas dari gelap gulita pada malam hari, menyusul diluncurkannya listrik masuk desa di Desa Tanjung Aur, Kabupaten Kaur, oleh PLN Cabang Bengkulu, Rabu (24/4/2019).

"Kita bersyukur mulai sekarang seluruh desa dan kelurahan di Provinsi Bengkulu, sudah terang benderang alias sudah terbebas dari gelap gulita pada malam hari. Desa paling terakhir di Bengkulu, yang mendapat pelayanan listrik masuk desa adalah Desa Tanjung Aur, di Kaur, dan lauching listrik masuk desa akan dilakukan Rabu ini oleh PLN," kata Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, di Bengkulu, Selasa (23/4/2019).

Ia mengatakan, dengan teralirnya listrik ke seluruh desa dan kelurahan di Bengkulu, akan menjadi indikator untuk mengejar ketertinggalan provinsi dengan provinsi lain yang ada di Tanah Air.

Untuk mengejar ketertinggal Bengkulu dengan provinsi lainnya di Tanah Air, masalah kelistrikan di desa dan kelurahan harus diselesaikan dan masalah tersebut, sudah diselesaikan karena 1.513 desa/kelurahan di Bengkulu, sudah teraliri listrik dengan baik.

Gubernur Rohidin mengatakan, dengan teratasinya kebutuhan listrik ke seluruh desa dan kelurahan di Bengkulu, dapat meningkatkan berbagai usaha rumah tangga yang dirintis masyarakat, serta memberikan edikasi dan informasi ke masyarakat.

"Harapan kita efek dari 100 persen desa/kelurahan di Bengkulu sudah teralir listrik dapat meningkatkan pertumbuhan ekomomi masyarakat secara signifikan ke depan, sehingga angka kemiskinan di Bengkulu, akan terus berkurang," ujarnya.

Terkait hal tersebut, Gubernur Bengkulu, berharap PLN cabang setempat untuk memaksimalkan pelayanan ke masyarakat. Sebab, selama ini masih banyak kelurahan masyarakat aliran listrik tidak normal.

"Selama ini, masih banyak keluhan masyarakat aliran listrik di sejumlah daerah di Bengkulu, tidak normal dan sangat sering padam. Akibatnya, aktvitas masyarakt menjadi terganggu, terutama pada siang hari," ujarnya.

Sementara itu, Maneger Area PLN Bengkulu, Harfi Ardihean Abidin mengatakan, untuk melakukan pemeliharaan jaringan pihaknya sudah menugaskan dua tim.

Tim pertama bertugas untuk memangkas pohon agar jarak dari jaringa listrik 2,5 meter terjaga dengan baik dan Tim kedua melakukan pemeliharaan jaringan, seperti tiang listrik miring, dan gangguan lainnya, sehingga aliran listrik PLN terjaga dengan baik, katanya.

Sumber: Suara Pembaruan