Presiden Terpilih Harus Pertahankan Regulasi Hutan untuk Rakyat

Ekonomi | DiLihat : 633 | Kamis, 25 April 2019 | 11:10
Presiden Terpilih Harus Pertahankan Regulasi Hutan untuk Rakyat

JAKARTA - Yayasan Madani Berkelanjutan menilai siapapun Presiden dan Wakil Presiden ke-8 yang terpilih harus tetap konsisten meningkatkan akses hutan untuk masyarakat demi kuatnya perlindungan hutan dan mengangkat kesejahteraan rakyat dalam pencapaian komitmen iklim Indonesia.

Muhammad Teguh Surya, Direktur Eksekutif Yayasan Madani Berkelanjutan mengatakan skema perhutanan sosial yang dikelola secara lestari oleh masyarakat akan membantu pencapaian komitmen iklim Indonesia, baik mitigasi maupun adaptasi perubahan iklim.“Oleh karena itu, di tengah keriuhan politik saat ini, sangat penting menjaga konsistensi agenda pencapaian komitmen iklim Indonesia dan penguatan perhutanan sosial," tegas Teguh dalam keterangan resminya, Selasa (23/4/2019).

Di bawah Perjanjian Paris, Indonesia memiliki kewajiban hukum untuk mengurangi emisi sebesar 29 persen-41 persen pada 2030 serta meningkatkan ketahanan terhadap berbagai dampak negatif perubahan iklim.

Dari target tersebut, sektor kehutanan menyumbang target penurunan emisi terbesar. Di sisi lain, pemerintah telah mengalokasikan 12,7 juta hektare kawasan hutan untuk masyarakat melalui program perhutanan sosial dengan capaian distribusi sebesar 2.61 juta hektare per 1 April 2019.

Sementara itu, target distribusi perhutanan sosial yang harus dicapai hingga akhir tahun 2019 masih cukup besar yakni, 1,77 juta hektare sementara sisanya bergantung pada kepemimpinan politik Presiden terpilih mendatang beserta jajarannya.

bisnis


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau

Video Terbaru

Video Playlist +