Program Listrik Pedesaan Tambah 9.504 Desa

Infrastruktur | DiLihat : 504 | Jumat, 12 April 2019 | 10:53
Program Listrik Pedesaan Tambah 9.504 Desa

JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (persero) menyebut realisasi program listrik pedesaan, hingga akhir Desember 2018, jumlah desa yang sudah teraliri listrik mencapai 79.041.

Made Suprateka, Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN (Persero) mengatakan selama 2015--2018, jumlah tambahan desa yang teraliri listrik mencapai 9.504 desa berlistrik.

“Dengan mengaliri desa dan juga menerangi daerah-daerah 3T, maka akan mendorong ekonomi setempat bertumbuh. Dengan bertumbuhnya ekonomi, akan berdampak pula meningkatnya kesejahteraan masyakat di daerah tersebut,” jelas Made Senin (8/4/2019).

PT PLN juga menyatakan saat ini kondisi elektrifikasi nasional sudah mencapai 98,3%. Dengan upaya melistriki Indonesia berlangsung di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh, Nias dan seluruh Kepulauan Sumatera bagian Utara sampai ke Ternate, Sorong, dan Jayapura.

PLN sebutnya berhasil menghilangkan pemadaman listrik secara bergiir yang terjadi tahun 2015, melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan secara berkesinambungan.

Tidak hanya melalui cadangan daya listrik yang memadai dengan sistem yang besar, namun PLN sudah berhasil meningkatkan infrastruktur ketenagalistrikan hingga ke daerah-daerah yang sebelumnya tidak terjangkau akses listrik yaitu daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).

Sejalan dengan program kelistrikan nasional, lanjut dia, PLN juga ikut serta dan beekomitmen untuk melistriki daerah wisata indonesia dalam DXI (Deep & Extreem Indonesia) 2019, sebuah perhelatan besar tahunan yang menghadirkan pameran, lomba dan diskusi seputar olah raga wisata bahari, selam, ajang petualangan outdoor ekstrem, yang kini memasuki tahun penyelenggaraan ke-13.

“Kesertaan PLN dalam kegiatan ini sejalan dengan komitmen PLN menerangi seluruh daerah di Indonesia, termasuk pulau dan daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), yang sangat berpotensi menjadi daerah tujuan wisata, termasuk juga wisata ekstrim, yang semangatnya diusung dalam penyelenggaraan DXI 2019,"imbuhnya.

bisnis