DIY Kembangkan Model Desa Budaya Berwirausaha

Kabar Desa | DiLihat : 447 | Jumat, 12 April 2019 | 10:46
DIY Kembangkan Model Desa Budaya Berwirausaha

Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Dinas Koperasi dan UKM mensosialisasikan program Model Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur Budaya. G2R Tetrapreneur merupakan gerakan gotong royong wirausaha desa berbasis empat pilar meliputi rantai (Tetra 1), pasar (Tetra 2), kualitas (Tetra 3), dan merek wirausaha (Tetra 4) untuk mengangkat kemandirian dan kewibawaan produk desa menjadi ikon dunia.

“Program ini juga akan bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan DIY dalam program Adat, Seni, dan Tradisi. G2R Tetrapreneur Budaya ini akan dilaksanakan di lima Desa Mandiri Budaya,” kata konseptor dan Tenaga Ahli G2R Tetrapreneur dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Rika Fatimah di Yogyakarta, Selasa (9/4).

G2R Tetrapreneur akan mengedepankan kebudayaan sebagai akar dari kewirausahaan. Dengan demikian, program ini akan lebih dikenal sebagai Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur Budaya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi menyatakan desa budaya jangan sampai hanya untuk budaya saja, tetapi juga harus dikembangkan kewirausahaannya.  YK/E-10

koran-jakarta


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau