Uniknya Wisata di Kalimantan, Dari Susur Hutan Sampai Berendam di Sungai Air Panas

Potensi Desa | DiLihat : 339 | Selasa, 09 April 2019 | 11:12
Uniknya Wisata di Kalimantan, Dari Susur Hutan Sampai Berendam di Sungai Air Panas

Kalimantan selama ini dikenal dengan keindahan alamnya. Tak heran wisata alamnya kerap menjadi andalan. Bukan hanya di kota-kota besar, bahkan di daerah perbatasan Kalimantan juga menawarkan beragam atraksi wisata unik yang bisa jadi belum pernah kamu jumpai di daerah lain. Salah satunya adalah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Sebagai daerah crossborder, Kabupaten Sanggau diberkahi dengan alam yang menawan. Alam yang bisa menarik wisatawan perbatasan. Salah satu kekayaan alam yang dimiliki Sanggau adalah sumber air panas bernama Sipatn Lotup.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sanggau, Fransiskus Meron, banyak kisah yang menyertai hadirnya Sipatn Lotup. Mulai dari cerita yang mengandung mistis sampai sampai Airnya yang bisa menyembuhkan dari segala penyakit.

"Cerita penemuan Air Panas Sipatn Lotup dimulai sejak 62 tahun lalu. Menurut cerita dari salah satu tokoh Desa Sape, Lukas Singku, dahulu ketika kakeknya mencari ikan di sungai bersama anjing kesayangannya. Suatu ketika, anjingnya menggonggong terus menerus. Ternyata, ia mendapatkan seekor kijang yang telah mati. Tapi, tidak ada luka sama sekali di badan kijang itu. Pernah juga ada rombongan pengunjung dari daerah Mengkiang. Mereka membawa salah satu orang yang sakit parah. Mereka mendirikan pondok dan menginap selama tujuh hari tujuh malam disekitar air panas. Dan ajaib orang tersebut sembuh," terang Meron, Sabtu (30/3).

Dari dua kisah itu, masyarakat Sipatn Lotup berinisiatif untuk membersihkan kolam air panas. Tujuannya agar mereka yang berkunjung ke tempat itu lebih mudah dan nyaman.

"Kemudian Cerita Air Sipatn Lotup bisa menyembuhkan penyakit menyebar luas. Sehingga ketika hari-hari libur Lebaran dan Natal banyak pengunjung dari berbagai desa dan kota di sekitar Sanggau berkunjung?" Ulas Meron.

Sumber air panas Sipatn Lotup sangat unik. Karena, Kabupaten Sanggau tidak memiliki gunung berapi yang biasanya banyak mengandung sulphur atau belerang. Belerang biasanya menjadi salah satu unsur yang dapat menciptakan sumber air panas.Seperti sumber air panas Sajau Kalimantan Timur air panas Hantakan Kalimantan Selatan, air panas Seburuk di Kalimantan Barat dan Poring Hot Spring di Sabah Malaysia.

Sipatn Lotup berasal dari mata air yang dipanaskan oleh panas bumi (geothermal). Temperaturnya sekitar 52-55 derajat Celsius. Kondisi air yang sangat jernih dan panas, Sangat cocok jika dikembangkan menjadi Tempat Pemandian Air Panas.

Nama 'Sipatn Lotup' sendiri berasal dari bahasa Dayak Jangkang. 'Sipatn' berarti sungai atau aliran sungai dan 'Lotup' berarti panas yang meletup-letup. Sehingga masyarakat di sana menyebutnya 'Ai Sipatn Lotup' atau sungai air panas.

Buat kalian yang ingin kesana, Sipatn Lotup terletak di Kampung Peruntang Desa Sape, Kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau. Untuk menuju kesana ada dua jalur darat. Jalur pertama dari Kota Sanggau. Ambil arah dari simpang jembatan semuntai menuju kedukul atau kecamatan Mukok. Kemudian jalan sampai  Balai Sebut Kecamatan Jangkang dengan jarak 70 Km dari Kota Sanggau (jalur terdekat). Jalur kedua melalui simpang Tiga Tanjung, menuju Kecamatan Kembayan dan masuk simpang ke Kecamatan Jangkang.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Kementerian Pariwisata Adella Raung, mengatakan Sipatn Lotup sangat tepat diangkat dalam event crossborder.

"Karena, lokasinya sangat nyaman untuk wisatawan. Apalagi pada tahun 2017 lalu renovasi dilakukan di kawasan Air Panas Sipatn Lotup. Ada juga penambahan fasilitas seperti MCK, Ruang Ganti, Ruang Pembelian Tiket, Kolam Renang yang belum optimal digunakan, Gapura yang berwarna warni. Jadi kenyamanan wisatawan semakin ditingkatkan di destinasi ini," katanya.

Ditambahkan Adella, fasilitas lainnya akan ditambahkan dalam Sipatn Lotup. Seperti penambahan gazebo. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Sanggau harus mampu mengangkat destinasinya.

"Kementerian Pariwisata memiliki sejumlah agenda di wilayah crossborder. Termasuk di PLBN Entikong yang masuk daerah Sanggau. Oleh sebab itu, kita berharap mereka bisa memanfaatkan event-event Kementerian Pariwisata untuk memperkenalkan potensi daerahnya," katanya.

kapanlagi


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau