Inovasi Pertanian Berbasis Sumber Daya Lokal

Inovasi Desa | DiLihat : 266 | Selasa, 09 April 2019 | 10:27
Inovasi Pertanian Berbasis Sumber Daya Lokal

Peningkatan kebutuhan pangan seiring laju pertambahan penduduk mendorong mengintensifkan lahan eksisting dengan memperdayakan sumberdaya secara bijak. Untuk itu Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) melakukan inovasi teknologi berbasis sumber daya lokal.

 Seperti dilansir Balingtan (4/3), pengelolaan lahan sawah dengan Panca Kelola Lahan Sawah Ramah Lingkungan (Panca Kelola Ramli) merupakan salah satu kegiatan diseminasi. Kegiatannya terdiri atas lima paket teknologi inovatif berbasis sumber daya lokal yang dikembangkan oleh Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan).

Panca kelola ramli terdiri atas 5 komponen teknologi, meliputi: Penggunaan varietas unggul adaptif perubahan iklim; Penggunaan amelioran biochar-kompos; Pemupukan berimbang dengan menggunakan urea berlapis arang; Pengaturan air; dan penggunaan pestisida nabati.

Seperti penerapan di luas lahan di Desa Wotan 2.113 hektare (ha) dan sebanyak 1.756 ha merupakan lahan sawah. Lahan sawahnya merupakan sawah irigasi. Panca Kelola Ramli musim ke dua di Desa Wotan, Kecamatan Sukolilo, Jawa Tengah, ini telah dimulai sejak bulan September 2018 dengan olah tanah I, olah tanah II, persemaian benih Inpari 42, dan penyebaran biokompos sebanyak 3 ton/ha ke lahan.

agronet