Berkat Kegigihan Warga, Kali Temi yang Dulu Jorok Kini Seperti Sungai Cheonggyecheon yang Indah

Potensi Desa | DiLihat : 433 | Kamis, 28 Maret 2019 | 10:36
Berkat Kegigihan Warga, Kali Temi yang Dulu Jorok Kini Seperti Sungai Cheonggyecheon yang Indah

Siapa bilang kalau Indonesia tidak memiliki sungai atau kali yang airnya jernih dan bebas kotoran dan sampah. Pasti kamu selama ini hanya melihat kali ataupun sungai yang kotor, airnya keruh serta penuh sampah kan.

Meski begitu, masih banyak masyarakat yang tak peduli terhadap lingkungan salah satunya hanya mengeksploitasi sungai tanpa bisa menjaganya. Jadi tidak heran jika banyak sungai atau kali yang airnya menjadi keruh, penuh kotoran dan tidak sehat. Kalau kondisinya seperti ini sungai jadi tidak bisa dimanfaatkan. Parahnya lagi, sungai menjadi tempat hidup bibit penyakit.

Sebenarnya di Indonesia juga banyak sungai dan kali yang airnya jernih. Buktinya Kali Temi yang berada di Kelurahan Ditotrunan, Lumajang, Jawa Timur. Kali Temi kini tak kalah penampilannya dengan sungai Sungai Cheonggyecheon di Seoul, Korea Selatan loh. Kali ini sekarang bersih. Airnya jernih dan sudah bisa disandingkan dengan Sungai Chenggyecheon yang dijadikan tempat wisata bagi warga Seoul.

Patut diketahui, belasan tahun lalu kondisi Kali Temi tidak sebersih sekarang. Seperti umumnya kali/sungai di Indonesia, Kali Temi penuh sampah dan dijadikan tempat buang air besar oleh warganya. Kali Temi airnya kembali jernih, lingkungannya bersih dan asri karena warga setempat berinisiatif menanam bunga di sekitar pinggir kali.

Sejak kondisi air makin bersih, warga juga memiliki sumber pendapatan tambahan dari budidaya ikan nila di Kali Temi. Ada sebanyak 135 keramba di sepanjang Kali Temi.

Berubahnya kondisi Kali Temi merupakan inisiasi oleh seorang Ketua Rukun Warga (RW) di kelurahan tersebut yang prihatin pada kondisi sungai yang melintas di lingkungan tempat tinggalnya ini.

Dia adalah Eko Romadhon. Memang butuh waktu cukup panjang bagi Eko untuk membuat Kali Temi menjadi seperti sekarang. Karena kegigihan dan ketekunan Eko mengajak dan mengarahkan warga agar tidak membuang sampah dan melakukan aktivitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) di kali ini sejak tahun 2000.

Kini, Kali Temi bahkan membuat warga betah beraktivitas di sekitarnya. Betapa tidak, selain menghasilkan pundi-pundi rupiah, Kali Temi juga jadi indah dipandang mata. Bahkan karena memiliki kali yang airnya jernih, banyak rumah warga yang langsung menghadap Kali Temi.

Jadi, Kali Temi tak kalah bukan dari Sungai Cheonggyecheon yang ada di Seoul, Korea Selatan. [RN]

trubus.id


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau