Bertujuan untuk Prioritas Pengembangan SDM, Dana Desa Bakal Ditambah Hingga Rp 4 Miliar Tiap Distrik

Kabar Desa | DiLihat : 284 | Senin, 25 Maret 2019 | 11:30
Bertujuan untuk Prioritas Pengembangan SDM, Dana Desa Bakal Ditambah Hingga Rp 4 Miliar Tiap Distrik

Kementerian Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI (Kementerian PDTT) berencana menambah anggaran dana desa hingga Rp 4 miliar tiap desa.

Hal tersebut disampaikan Tenaga Ahli Pendamping Desa Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal Provinsi Jawa Tengah Denny Septiviant dalam Workshop Digital Startup yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.

Menurut Denny yang menjadi narasumber pada pelatihan bertajuk 'Optimalisasi Peran Pemuda dalam Membangun Desa Digital,' tersebut mengatakan, anggaran besar itu pemuda desa hendaknya mampu menangkap peluang.
"Seperti paham teknologi digital. Sudah saatnya pemuda desa melek digitalisasi karena dari sana banyak potensi desa dapat menjadi peluang membuka bisnis," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Aula Kecamatan Pulokulon, Grobogan, Minggu (24/3/2019).

Denny menerangkan, pada 2019 prioritas pembangunan nasional pemerintah telah diarahkan ke pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Artinya lanjut dia, di sana dibutuhkan tenaga muda terampil serta kreatif memanfaatkan momen tersebut ditambah adanya peningkatan anggaran dana desa yang jumlahnya tidak sedikit.

"Selain membangun infrastruktur, sarana prasarana olah raga, kemudian badan usaha milik desa (BUMD). Nanti bertahap tersedia jaringan WiFi, atau internet gratis. Dan ini jika pemuda desa masih gagap teknologi ia hanya menjadi konsumen. Padahal negara inginnya tidak begitu," katanya.

Karenanya Denny menambahkan, melalui setiap pertemuan dia sudah menyuarakan pembentukan desa digital harapannya akan benar-benar terwujud minimal kesadaran pentingnya digitalisasi karena manfaatnya begitu banyak.

Ia menerangkan, penguasaan teknologi berkaitan pula dengan informasi atau kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Pusat karena setiap tahun dana desa akan terus naik hingga 2024.
"Jumlah itu kalau ditarik sejak adanya dana desa mulai 2015, kenaikannya lima kali lipat dari yang ada sekarang. Maka penting peluang ekonomi ditangkap pemuda desa," tegasnya.
Kepala Urusan Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemerintah Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan Kamal Abdul Nasih menurutnya era sekarang terutama generasi muda sejak masih duduk di bangku sekolah perlu dibekali perihal pengetahuan digitalisasi.

"Sekarang semua tidak bisa lepas dari internet. Apa saja online, mewakili pemerintah kami nitip pesan adanya fasilitasi acara kerja sama dengan kelompok kepemudaan semoga dimanfaatkan betul," ucapnya.

Ia berharap, pertemuan atau sosialisasi desa digital tidak berhenti sebatas transfer pengetahuan saja melainkan pelibatan penuh generasi muda yang ada di Kabupaten Grobogan.
Secara prinsip katanya mendukung penuh terwujudnya inovasi desa melalui perkembangan teknologi terutama menyasar pemuda millenial.

"Kami berharap kelak ada semacam bisnis digital atau orang menyebut startup seperti Gojek, Bukalapak, dan Tokopedia asli buatan anak desa Pulokulon atau situs jual beli online maupun usaha berbasis internet dalam bentuknya masing-masing entah aplikasi serta lainnya," harapnya.

tribun


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau