Berkunjung ke Kampung Kurcaci di Purbalingga

Potensi Desa | DiLihat : 93 | Jumat, 11 Januari 2019 | 10:38
Berkunjung ke Kampung Kurcaci di Purbalingga

PURBALINGGA – Gunung Slamet sekarang ini tak hanya dikenal sebagai "atap" Jawa Tengah semata. Selain untuk aktivitas pendakian, kini satu demi satu destinasi wisata mulai bermunculan di lerengnya. Salah satu obyek wisata yang ada di lereng Gunung Slamet adalah Kampung Kurcaci. Lokasi obyek wisata ini berada di lereng timur gunung setinggi 3.428 meter di atas permukaan laut tersebut yang termasuk ke wilayah Kabupaten Purbalingga.

Secara administratif, Kampung Kurcaci berada di Dusun Brobahan, Desa Wisata Serang, Kecamatan karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah. Jarak tempuh dari pusat Kota Purbalingga adalah sekitar 20 kilometer. Waktu tempuhnya berkisar kurang-lebih 40 menit. Rute termudah adalah melewati jalan utama Purbalingga - Pemalang sejauh 8,5 kilometer kemudian lanjut belok kiri ke Jalan Serayu.

Selanjutnya, kondisi jalan akan lebih sempit. Jalan ini juga biasa digunakan pendaki yang ingin mencapai Base Camp Gunung Slamet via Bambangan. Nantinya di kawasan wisata akan dijumpai plang menuju Kampung Kurcaci. Kampung Kurcaci di Tengah Hutan Damar Setelah sampai di area parkir, wisatawan harus berjalan sejauh beberapa meter ke kawasan hutan damar. Memang kawasan wisata ini berada di tengah hutan damar milik Perhutani Petak 40J RPH BKPH Gunung Slamet Timur, KPH Banyumas Timur. Obyek wisata Kampung Kurcaci ini berdiri di lahan seluas 3,5 hektar dengan ketinggain mendekati 1.000 meter di atas permukaan laut. Oleh karena itu, udara di sini begitu sejuk khas pergunungan.

Lokasinya yang berada di tengah hutan damar membuat obyek wisata ini bebas dari panasnya terik matahari siang. Dedaunan pohon damar memang mampu menghalangi sinar matahari. Sesuai namanya, rumah kurcaci merupakan ikon wisata utama di sini. Pengelola dari masyarakat sekitar telah menambahkan beberapa spot foto instagramable masa kini berupa rumah kurcaci atau hobbit. Ada pula rumah pohon yang selain bisa digunakan untuk berfoto, juga cocok untuk bersantai menikmati hutan damar di kawasan pergunungan yang sejuk. 

Pengelola juga telah menambahkan spot-spot menarik lainnya seperti hammock, romantic corner, area permainan tradisional, area outbond, lapangan untuk kegiatan, flying fox, high rope, area kemah, perpustakaan alam, dek swafoto, dan kantin kurcaci. Kampung Kurcaci cocok bagi mereka yang ingin melarikan diri dari udara panas perkotaan. Kini, kawasan wisata lereng timur Slamet memang merupakan destinasi favorit masyarakat Purbalingga dan sekitarnya untuk berlibur.

Tiket masuk ke Kampung Kurcaci juga sangat terjangkau. Wisatawan hanya perlu membayar Rp 5.000 saja. Tiket masuk itu juga sudah termasuk asuransi. Sementara itu jam buka adalah sejak pukul 09.00 WIB sampai 17.00 WIB. Fasilitas penunjang wisata di Kampung Kurcaci juga sudah lengkap. Telah tersedia kamar mandi, toilet, area parkir, warung makan, serta mushalla. Jika ingin bermalam, selain berkemah wisatawan juga bisa menginap di penginapan perumahan warga sekitar.

PenulisAnggara Wikan Prasetya 
EditorWahyu Adityo Prodjo
Kompas


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau