Atasi Kemiskinan, Masyarakat Diajak Beternak

Ekonomi | DiLihat : 147 | Rabu, 07 November 2018 | 10:40
Atasi Kemiskinan, Masyarakat Diajak Beternak

PURWOKERTO - Dalam membantu rumah tangga miskin (RTM) menambah penghasilan, pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan)melahirkan Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera, atau yang kerap disingkat Bekerja.

Dalam program itu, Kementan memberikan bantuan bibit ayam kepada rumah tangga miskin (RTM). Di Kabupaten Banyumas, sedikitnya ada 7.900 RTM yang menerima bantuan itu. Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dinkanak) Banyumas, Sugiyatno, beberapa waktu lalu, mengatakan, program yang mulai diluncurkan tahun 2018 ini tidak disalurkan ke seluruh kecamatan.

Bantuan disalurkan kepada keluarga tidak mampu di empat kecamatan, yaitu Kalibagor, Patikraja, Jatilawang, dan Pekuncen. "Penerima bantuan ayam ini ditentukan dari pusat menggunakan data kemiskinan dari dinas terkait yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Penerima bantuan tidak semua kecamatan, hanya beberapa kecamatan,'' ujarnya kepada Suara Mereka. Sementara itu, selain di Kabupaten Banyumas, beberapa wilayah lain di Jawa Tengah juga mendapatkan bantuan tersebut, salah satunya Kabupaten Brebes.

Di Kabupaten Brebes, bantuan bahkan diberikan kepada 28.460 RTM, yang diserahkan langsung oleh Kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, Drh Sintong HMTHutasoit MSi. Sintong HMTHutasoit mengatakan, bantuan ayam yang diberikan berjenis jowo super (joper). Salah satu pertimbangan dipilihnya ayam jenis jowo super untuk dibagikan kepada RTM yaitu karena produktivitas ayam jenis ini cukup tinggi.

ayam ini produktif, hasil telur dalam sebulan rata-rata 15 sampai 20 butir," jelasnya. Selain telur, menurutnya, ayam jenis joper juga sudah dapat dipanen dalam usia sekitar 55 hari sampai dengan 60 hari. Lebih lanjut dia mengatakan, ayam joper sebenarnya merupakan ayam hasil persilangan antara ayam jawa jantan dengan ayam petelur betina.

Menurutnya, ayam yang diberikan kepada RTM berusia sekitar satu bulan. Ayam tersebut juga telah dilakukan vaksinasi. Untuk membantu RTM memaksimalkan produktivitas ayam joper, menurutnya juga ada pemberian bimbingan teknis.

Namun bimbingan teknis itu tidak diberikan secara langsung kepada seluruh RTM, melainkan melalui perwakilan RTM. "Perwakilan RTM yang dipilih mengikuti bimbingan teknis ini nantiyang diharapkan akan menularkan pengetahuannya kepada RTM lain," imbuhnya. (K17, fz-37)

suara merdeka


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau