Mengganti Gula di Kopi dengan Bahan Penurun Berat Badan

Lifestyle | DiLihat : 173 | Rabu, 31 Oktober 2018 | 11:59
Mengganti Gula di Kopi dengan Bahan Penurun Berat Badan

               Gula memberi tambahan kalori yang tidak dibutuhkan mereka yang sedang diet.
JAKARTA -- Memulai pagi tanpa kopi menjadi tantangan berat bagi beberapa orang. Kafein mungkin memberikan tubuh dan otak amunisi di pagi hari. Namun di balik itu semua, kandungan gula di dalam kopi menjadi kalori pertama yang masuk ke tubuh.


Tidak hanya itu, peminum kopi juga mendapat tambahan kalori dari krimer atau susu yang ditambahkan ke dalam kopi. Apabila menghitung kebiasaan minum kopi tersebut, maka hampir setiap hari kopi menyumbang kalori. Bagi mereka yang sedang menurunkan berat badan tentu usahanya sia-sia.

Dilansir melalui Times of India, ada cara yang bisa dilakukan untuk menghindari kalori tanpa harus berhenti minum kopi. Ada beberapa bahan pengganti gula yang bisa digunakan.

Bila ingin terus menikmati kopi, gantilah gula dengan kayu manis. Selain mudah ditemukan, harganya juga tidak terlalu mahal.

Bubuhkan bubuk kayu manis satu hingga dua sendok makan ke dalam secangkir kopi. Selain bebas kalori, kayu manis juga bebas gluten. Bahkan bila dirasa, kayu manis tidak jauh berbeda memberikan rasa manis seperti gula.

Bagi yang sedang menurunkan berat badan, kayu manis sangat berpengaruh. Bubuk kayu manis mengandung antioksidan dan anti inflamasi yang terhubung dengan penurunan berat badan serta obesitas. Hebatnya, kayu manis juga mengandung sejenis hormon yang mampu mengenyangkan perut sehingga bisa mengatasi rasa lapar.

Kayu manis mengandung sejenis zat cinnamaldehyde, yakni senyawa kimia yang mampu melakukan kontak dengan sel tubuh dalam meningkatkan metabolisme. Kayu manis berperan membakar sel lemak meski seseorang sedang tidak melakukan aktivitas fisik atau bergerak aktif. Kayu manis juga memiliki aroma yang nikmat.

republika


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau