Gua Goghole di Kampung Kinali, Objek Wisata Berselaput Misteri

Potensi Desa | DiLihat : 131 | Jumat, 26 Oktober 2018 | 15:43
Gua Goghole di Kampung Kinali, Objek Wisata Berselaput Misteri

Kepulauan Sitaro - Keindahan alam di Kecamatan Siau Barat Utara (Sibarut) Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara masih belum banyak yang kenal. Padahal di situ ada garis pantai nan indah. Lalu satu lagi yang unik adalah adanya liang atau gua memanjang hingga puluhan kilometer menembus ke perut gunung.

Gua Goghole, begitu warga Kampung Kinali Kecamatan Sibarut menyebut liang tersebut. Aura misterius terpapar pada keberadaan gua ini.

Sesuai kepercayaan masyarakat lokal, mereka meyakini gua itu keramat. Tak bisa sembarang dimasuki, karena di zaman dulu sekali menjadi pertapaan orang sakti bernama Goghole.

Melihat potensi itu, Kampung Kinali pun kini tengah berbenah. Warga berupaya menjadikannya sebagai kampung pariwisata. Jalan ke situ terbuka, karena Pemerintah Kabupaten Sitaro akan menggelontor anggaran untuk membangun sarana dan infrastruktur pendukung.

“Rencananya tahun depan pembangunan kawasan pariwisata Kinali kami mulai dengan dukungan Anggaran Dana Desa 2019 sebesar 250 juta rupiah. Yang jadi fokus kami terutama adalah pantai air panas Lipepahe serta Gua Goghole,” ujar Kapitalau (kepala kampung) Kinali, Charles Dauhan baru-baru ini.

Kedua lokasi tersebut disebut Dauhan punya daya tarik besar untuk mendatangkan wisatawan. Pantai air panas ternyata sangat baik untuk merendam badan dan diyakini bisa menyembuhkan beragam penyakit.

Sementara Gua Goghole adalah situs bersejarah yang perlu diteliti. “Ini bisa mengundang kehadiran para peneliti dari dalam dan luar negeri. Tidak hanya itu, gua tersebut sangat menantang bagi para petualang untuk dijelajahi karena menembus perut bumi,” jelas dia.

Rencana membangun kampung wisata sejatinya telah direspon warga Kinali sebelum dana desa terkucur. Masyarakat jadi inisiator pembangunan jalan setapak dari rumah ke rumah serta tanggul penahan longsor. Akses jalan memang penting untuk membuka lokasi objek wisata.

“Kami di Kinali adalah masyarakat yang ramah dan siap menyambut wisatawan,” ujar Dauhan.

Menyangkut Gua Goghole, Dauhan lebih menyebutnya sebagai artefak bersejarah bagi orang Siau, etnis yang mendiami Pulau Siau di Kabupaten Sitaro. Letaknya di pesisir Pantai Lipepahe, antara Kinali dan Kampung Lahopang. Dauhan kemudian menjelaskan siapa itu Goghole.

“Dia itu diyakini sebagai guru para Bahaning Nusa, kesatria kerajaan. Dia juru spiritual yang hidup di masa pemerintahan Raja Winsulangi di Kerajaan Siau, antara tahun 1591-1631,” jelas Dauhan.

Ada kepercayaan warga lokal, bila menghadapi musuh di medan peperangan kesatria terlebih dulu harus dimandikan untuk memperoleh kekebalan tubuh dan keberanian. Nah Goghole-lah yang bertugas memandikan para kesatria tersebut.

Menurut Dauhan, hal ini terbukti ketika prajurit Kerajaan Siau bisa memenangkan perang yang meletus mulai dari Mindanau Filipina hingga ke Goa Talo Sulawesi Selatan. Bahkan panglima besar kerajaan bernama Hengkengnaung tak akan turun ke Palagan bila tidak lebih dulu dimandikan dan dilepas Goghole.

Gua itu disebut sebagai altar tempat Goghole bertapa. Mulutnya berada di pesisir, sedangkan ujungnya membelah perut gunung. Belum ada warga yang menelusur gua tersebut, karena keramat.

Dauhan juga mengakui ada aura mistis yang dirasakan sendiri ketika masuk ke Gua Goghole. “Bagi kami ini adalah objek wisata sejarah karena punya ikatan kebudayaan yang kuat dan masih perlu ditelusuri,” ujarnya.

Jadi bagaimana para petualang ? Punya "nyali" untuk merambah Gua Goghole di Kampung Kinali?

gatra


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau