Tanaman Obat Keluarga yang Wajib Ditanam di Pekarangan

Lifestyle | DiLihat : 365 | Jumat, 31 Agustus 2018 | 10:49
Tanaman Obat Keluarga yang Wajib Ditanam di Pekarangan

Tanaman obat keluarga merupakan istilah dari tanaman yang bisa dibudidayakan di pekarangan dan memiliki manfaat sebagai obat-obatan herbal. Saat ini, tanaman obat mulai dilirik oleh masyarakat sebagai alternatif untuk menjaga dan mengatasi berbagai permasalahan kesehatan.Obat yang diramu dari tanaman obat diyakini akan lebih mudah dicerna oleh tubuh dan hampir tidak memiliki efek samping. Oleh karena itu, perlu diketahui tanaman obat keluarga yang perlu ditanam di pekarangan seperti berikut ini.

1. Lidah buaya
Lidah buaya termasuk dalam tanaman obat keluarga yang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Tanaman ini mengandung getah tebal yang cukup pahit. Lidah buaya mengandung vitamin A, B, C, dan E serta karbohidrat kompleks yang dapat memberikan nutrisi untuk tubuh.

Lidah buaya bisa diterapkan untuk mengobati luka di kulit, kulit kering, dan luka bakar. Selain itu, lidah buaya juga mampu mencegah gatal dan ketombe serta mengurangi rambut rontok. Tanaman lidah buaya juga bisa untuk meringankan sembelit dan membantu penurunan berat badan.

2. Kumis kucing
Tanaman kumis kucing selain bisa sebagai tanaman hias, ternyata juga bisa sebagai tanaman obat keluarga. Seluruh bagian dari kumis kucing bisa dimanfaatkan untuk mengobati infeksi ginjal, peluruh air seni, infeksi kandung kemih, encok, dan sakit kencing batu.

3. Kemangi
Daun kemangi ternyata mengandung sifat anti-inflamasi yang dipercaya mampu mencegah sakit persendian. Selain itu, terdapat elemen antimikroba yang mampu mencegah timbulnya infeksi. Mengonsumsi daun kemangi juga dipercaya mampu menghilangkan bau badan seseorang.

4. Cocor bebek
Tanaman cocor bebek dikenal sebagai tanaman hias yang mudah ditanam di pekarangan rumah. Selain itu, cocor bebek juga dapat dijadikan sebagai obat, seperti mengobati ambeien. Tak hanya itu, daun cocor bebek juga mampu mengobati memar dan mencegah infeksi luka. Kandungan air yang tinggi pada daun cocor bebek bisa dimanfaatkan sebagai kompres penurun panas.

5. Pandan wangi
Tanaman pandan wangi bisa digunakan sebagai bahan rempah-rempah dan pengharum sekaligus penyedap rasa pada masakan. Tanaman yang memiliki bau harum dan bentuk menarik ini ternyata memiliki khasiat sebagai obat.

Daun pandan wangi mengandung senyawa alkaloid, polifenol, saponin, tanin, flavonida, dan zat warna. Daun pandan berkhasiat untuk mengatasi ketombe, lemah saraf, rambut rontok, menghitamkan rambut, rematik, pegal linu, dan tidak nafsu makan.

pertanianku


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau