Mandiri Seberang Air Molek, Sebuah Kampung Percontohan dan Teladan Nasional

Potensi Desa | DiLihat : 319 | Rabu, 08 Agustus 2018 | 10:39
Mandiri Seberang Air Molek, Sebuah Kampung Percontohan dan Teladan Nasional

Tahun 2006 lalu, tepatnya tanggal 3 Juni H Ayep Zaki mulai merintis dan membangun kampung mandiri yang berlokasi di Kampung Seberang Air Molek RT 04 RW 02, Kelurahan Air Molek I, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu-Riau. Beliau memberangkatkan beberapa keluarga pra-sejahtera dari wilayah Sukabumi untuk diberdayakan di kampung tersebut.

Di lokasi barunya, para keluarga yang didatangkan dari Sukabumi dibina dengan berbagai macam program pemberdayaan dari mulai keterampilan bertani, keterampilan wirausaha, keterampilan manajeman, keterampilan administrasi dan juga beberapa keterampilan lainnya yang menunjang kepada peningkatan kesejahteraan.

Kampung Mandiri Seberang Air Molek sebelumnya adalah hutan dan ladang kosong yang tidak terurus. Kampung tersebut ditata kelola ulang dengan fokus mengembangkan program pertanian holtikultura dan juga pertanian perkebunan yaitu sawit.Sampai saat ini, lahan yang sudah dikelola menjadi kampung mandiri luasnya 24 hektare. Lima belas hektare-nya untuk lahan sawit dan 9 hektare lainnya untuk pertanian holtikultura.

Dua tahun berjalan program pemberdayaan yang dilaksanakan oleh H Ayep Zaki mulai membuahkan hasil. Kelompok Tani Karya Makmur sebagai wadah pertanian di kampung seberang mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan baik dari warga setempat, pemerintah daerah, pemerintah provinsi dan puncaknya didaulat menjadi Petani Teladan Tingkat Nasional mewakili provinsi Riau pada tahun 2008 di Istana Negara.

Penghargaan menjadi Petani Teladan Tingkat Nasional bukan merefleksikan bahwa pertanian yang dibagun kurang dari dua tahun itu sudah sempurna. Namun, apa yang dibangun oleh H Ayep Zaki tersebut menjadi spirit dan memberikan keyakinan kepada warga setempat bahwa dengan kerja keras, disiplin dan tatakelola yang baik, tanah yang semula dianggap tidak layak untuk tanaman sayuran dan setiap tahunnya mengalami pasang surut banjir, bisa produktif dan menghasilkan sayur-sayuran untuk mensuplai kebutuhan pasar setempat.Perkembangan kampung mandiri terus berlanjut. Melalui kegiatan pertanian kampung mandiri menjadi mitra dari kelompok tani lain, mitra Babinsa, Dinas Pertanian, Peternakan dan Dinas Pendidikan.

Dinas Pertanian dan Peternakan menjadi mitra kerja utama Kampung Mandiri. Mereka selalu memberi arahan dan peluang peluang untuk menjadi lebih maju. Kelompok Tani Karya Makmur diikutsertakan mengkuti program perguliran sapi. Kelompok Tani Karya Makmur sebagai wadah kegiatan di Kampung Mandiri mendapat bantuan 30 ekor sapi, jumlah sapi sekarang sudah 48 ekor dan beberapa sudah digulirkan kembali.Bersama Dinas Pendidikan, Kelompok Tani Karya Makmur bekerjasama dalam pelaksanaan prakerin siwa SMKN 1 Pasir Penyu jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura (ATPH). Para siswa diajarkan bagaimana mengaplikasilan hasil belajarnya di lapangan untuk mencapai hasil yang maksimal. Kegiatan positif dan produktif ini sudah berjalan selama enam tahun berturut-turut.

Selain membangun sarana kemandirian ekonomi warga Kampung Mandiri Seberang Air Molek, juga berkomitmen untuk membangun kemantapan pendidikan yang lebih layak untuk generasi muda. Prinsipnya, generasi muda harus lebih baik dari para pendahulunya.

Kampung Mandiri Seberang Air Molek diketuai oleh Acun Basuni. Beliau merangkap sebagai Ketua RT dan Ketua Kelompok Tani Karya Makmur. Beliau selalu ingin berbagi informasi untuk kemajuan dan perkembangan bersama.

Demikian sekilas tentang Kampung Mandiri Seberang Air Molek. Lahirnya kampung Mandiri di Air Molek, Indragiri Hulu-Riau adalah hasil kerja nyata dari H Ayep Zaki yang sukses membangun kampung percontohan, yakni kampung yang mampu merubah masyarakat pra-sejahtra menjadi sejahtra.

nusantaranews


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau