Kabupaten Bandung Kembangkan Potensi Wisata Kopi

Kabar Desa | DiLihat : 177 | Selasa, 07 Agustus 2018 | 09:36
Kabupaten Bandung Kembangkan Potensi Wisata Kopi

BANDUNG,  - Menjadi kebun bagi ragam jenis kopi unggulan nasional, Kabupaten Bandung, Jawa Barat mulai memanfaatkannya sebagai potensi wisata. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bandung, Agus Firman Zaini mengatakan sudah memetakan dan mempromosikan kawasan wisata minat khusus kopi.

"Ada (kawasan wisata kopi) kemarin kita adakan jelajah wisata kopi tiga hari, untuk mencoba promosikan mejual paket wisata itu," tuturnya saat kunjungan Forum Wartawan Pariwisata bersama Kementerian Pariwisata, ke Ciwidey, Kabupaten Bandung, Kamis (2/8/2018).

Untuk pertama kalinya Disbudpar Kabupaten Bandung mengajak para travel agent, media, dan influencer untuk mengenalkan kepada masyarakat akan keunikan kopi-kopi di Kabupaten Bandung. Titik-titik tertentu wisata minat khusus kopi Kabupaten Bandung ada di Malabar sebagai penghasil Kopi Malabar, Gunung Puntang, Ciwidey, Gunung Tilu, dan Dataran Tinggi Cukul Pengalengan. 

"Tiap destinasi itu beda-beda cirikhas kopinya, kami punya Cukul yang destinasi dataran tinggi kelas dunia, selain kopinya, sunrisenya, ada sunsetnya juga kelas dunia," tuturnya. Mayoritas kopi di Kabupaten Bandung ialah Kopi Arabika yang hidup di dataran tinggi di atas 800 meter di atas permukaan laut. Untuk mempromosikannya selain dengan acara jelajah petualangan tadi, Disbudpar Kabupaten Bandung yang baru 1,5 tahun, akan rutin menggelar acara-acara kopi, seperti Festival Citylink pada 27-29 Juli 2018, yang bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung dan Asosiasi Indonesian Coffee Masters.

Festival tersebut merupakan rangkaian Bandung International Coffee Festival 2018 yang kedua. Lewat festival ini, dinas terkait ingin memperkenalkan kopi kabupaten Bandung kepada masyarakat Jawa Barat hingga dunia internasional. "Presiden Jokowi juga pernah minum Kopi Puntang di Gunung Tilu, kesukaannya, Menteri Rudiantara juga," pungkasnya. 

kompas


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau