Manfaat Luar Biasa dari Sabut Kelapa yang Anda Belum Tahu

Lifestyle | DiLihat : 627 | Selasa, 07 Agustus 2018 | 09:29
Manfaat Luar Biasa dari Sabut Kelapa yang Anda Belum Tahu

Pohon kelapa, dari daun buah, batang, hingga akar memiliki manfaat yang melimpah. Namun demikian, hanya sabut kelapa yang belum optimal dimanfaatkan. Padahal, sabut buah kelapa mempunyai potensi untuk dikembangkan selain untuk kerajinan (keset, tas, karung, dan lain-lain), bahan bakar ataupun media tanam.Ya, Indoneisa sebagai negara tropis kepulauan menjadi tempat tumbuh pohon kelapa yang ideal. Hampir di seluruh daerah di nusantara dapat dijumpai pohon kelapa dengan mudah. Maka, tak heran dengan jumlah pohon yang amat banyak ini, produksi buah kelapa pun luar biaya besar.

Sesuai data dari Kementerian Pertanian, di luar kelapa sawit, produksi buah kelapa Indonesia rata-rata 15,5 miliar per tahun. Ini setara dengan 3,02 juta ton kopra, 3,75 juta ton air, 0,75 juta ton arang tempurung, 1,8 juta ton serat sabut, dan 3,3 juta ton debu sabut.

Setiap buah kelapa yang sudah tua, memiliki sabut yang ketebalannya berkisar antara 5—6 cm yang terdiri atas lapisan luar dan lapisan dalam. Satu butir buah kelapa menghasilkan sekitar 0,4 kg sabut yang mengandung 30 persen serat yang kaya unsur. Ada pun komposisi kimia yang terdapat dalam sabut kelapa antara lain selulosa, lignin, pyroligeous acid, gas, arang, ter, tannin, dan potasium.

Selain itu, sabut kelapa juga mengandung unsur kalium sebesar 10,25 persen sehingga dapat menjadi alternatif sumber kalium organik untuk menggantikan pupuk KCl sintetis. Unsur-unsur seperti Ca, Mg, K, Na dan P, membuat sabut dari buah kelapa sangat ideal digunakan sebagai pupuk organik.

Adapun untuk media tanam, sabut kelapa mampu mengikat dan menyimpan air, memiliki aerasi dan drainase yang baik serta mengandung unsur-unsur hara yang dibutuhkan tanaman.Sementara itu, ketika proses memisahkan sabut dari buah kelapa, pasti akan tercecer debunya. Debu ini pun dapat dimanfaatkan untuk pupuk organik. Sebab debu sabut kelapa mengandung berbagai unsur hara seperti N, P, K, Ca, Mg, Na, Fe, Mn, Cu, Zn, dan Al. Pemanfaatannya adalah melalui proses pengomposan untuk menurunkan kadar senyawa fenolik dan tanin yang ada dalam debu sabut tersebut.

Memupuk tanaman tidak bisa hanya dengan sabut dari buah kelapa karena kandungan nitrogen dan fosfornya masih kurang. Perlu tambahan pupuk lain semisal pupuk kandang untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman. Di antara pupuk dari kotoran hewan, pupuk kotoran kambing adalah yang ideal mengingat unsur haranya seimbang. Mencampurnya dengan sabut kelapa akan meningkatkan unsur kalium yang tersedia bagi tanaman.

pertanian


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau