Indonesia Bakal Miliki Pelabuhan Bertaraf Internasional di Bengkulu

Infrastruktur | DiLihat : 77 | Senin, 06 Agustus 2018 | 09:49
JAKARTA - Kementerian Perhubungan berencana membangun pelabuhan di Provinsi Bengkulu. Tak tanggung-tanggung, pemerintah menyiapkan pelabuhan bertaraf Internasional di bumi Raflesia itu.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dalam waktu tiga bulan ini akan selesai alur tersebut dan Kemenhub akan memberikan mandat kepada Pelindo 2 untuk mengelola alur secara komersial.“Selain kita punya rencana merevitalisasi pelabuhan, pemda juga harus memikirkan produk-produk yang bisa di ekspor,” ujarnya melalui keterangan tertulis Sabtu (4/8/2018).

Menurut Budi, dengan adanya pelabuhan apalagi sampai bertaraf internasional bisa memudahkan aksesbilitas dalam kegiatan pengiriman barang. Sebab menurutnya pelabuhan merupakan pintu gerbang perdagangan.

“Pintu gerbang atas komuditas itu adalah pelabuhan. Kita tengah kaji Pulau Baai karena ada alur yang tidak sempurna, padahal kolamnya bagus dan sangat ideal,” ujarnya.

Kedepannya, Budi juga akan mengupayakan agar Bengkulu bisa memanfaatkan tol laut yang sudah dibuatnya. Diharapkan ruang tersebut bisa memberikan ruang kepada masyarakat Bengkulu untuk mengirimkan barang-barang unggulan.

“Kita bisa kasih subsidi, kita bisa kerjasama dengan sewasta sehingga tidak menunggu lama,” ucapnya.Oleh karena itu, Budi mengajak semua elemen masyarakat termasuk para pelajar dan mahasiswa untuk bersama-sama memajukan Provinsi Bengkulu. Karena pemerintah sendiri sudah memiliki program untuk memajukan Bumi Raflesia.

Apalagi menurutnya, Bengkulu merupakan kota indah dan cantik yang memiliki potensi wisata yang luar biasa. Sehingga harus didukung dengan infrastruktur yang memadai.

“Saya sudah bicara dengan Gubernur Bengkulu, silahkan buat program untuk kemajuan Kotanya,” ucapnya.

Pernyataan ini tentu sejalan dengan harapan Gubernur Bengkulu yang meminta agar pemerintah memberikan perhatian lebih. Sehingga Bengkulu bisa menjadi bagian dari kejayaan Indonesia

“Bengkulu adalah harta karun tersembunyi di garis pantai selatan Sumatera. Banyak sektor yang bisa digali untuk kemajuan provinsi Bengkulu,” jelasnya.

Sebagai informasi, Menteri Perhubungan menghadiri acara Dialog Nasional Indonesia Maju ke 19 di Gedung Olahraga Provinsi Bengkulu, Sabtu (4/8). Hadir dalam dalam dialog tersebut Menteri PDT Dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, PLT Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.Pada akhir dialog Menhub mengajak mahasiswa dan pelajar untuk ikut aktif dengan memanggilnya ke depan. Mereka diminta untuk melakukan orasi terhadap paparan yang sudah disampaikan oleh Menhub dan Mendes.

Peserta yang orasi terbaiknya diberi hadiah berupa laptop dan sepeda. “Saya apresiasi mahasiswa dan pelajar disini paham betul apa yang saya sampaikan. Semoga ini menjadi cambuk bagi kita untuk terus bekerja demi bangsa dan negara di bawah kepeimpinan Jokowi,” ungkapanya.

Selesai acara dialog, Menhub melanjutkan kunjungannya ke Pulau Baai dimana disitu nantinya akan dijadikan sebagai pelabuhan besar. Menggunakan kapal, Menhub meninjau langsung alur yang dinilai layak untuk kapal-kapal besar tapi kerap mengalami pendangkalan. (yau)

okezone