Berkebun Uang dengan Bertanam Lidah Buaya di Pot

Peluang Usaha | DiLihat : 1403 | Selasa, 31 Juli 2018 | 09:52
Berkebun Uang dengan Bertanam Lidah Buaya di Pot

Secara umum, lidah buaya merupakan satu dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman obat dan bahan baku industri. Lantas, apa yang harus dilakukan untuk bertanam lidah buaya?Mari simak ulasan di bawah ini, semoga Anda tertarik untuk melakukan budidaya tanaman lidah buaya.

1. Persiapan tanam
Pada tahap ini, ada beberapa hal yang harus Anda siapkan:

– Pot atau polibag

Untuk bibit gunakan pot diameter 20 cm dan pindah ke pot yang lebih besar, yaitu pot diameter 30 cm jika tanaman sudah mulai tumbuh besar.

– Media tanam

Pasir : tanah : pupuk kandang = 2 : 1 : 1

2. Pembibitan
Pembibitan dilakukan secara vegetatif, yaitu dengan mengambil anakan yang melekat pada tanaman induk.

3. Perawatan
Proses perawatan tanaman lidah buaya cukup mudah, yakni memperhatikan beberapa hal berikut.

– Penyiraman

Setelah Anda menanam lidah buaya, berikan jeda beberapa hari sebelum melakukan penyiraman karena akan berdampak pada risiko pembusukan akar. Setelah beberapa hari, Anda dapat memulai penyiraman secara teratur terutama pada musim panas untuk mempercepat pertumbuhan.

– Pemupukan

Pemupukan dapat dimulai saat usia tanam sekitar 3—4 bulan dan setelah masa panen pertama. Pupuk yang dapat digunakan adalah pupuk kandang bokashi. Pemberian pupuk kompos dan pupuk kandang dari kotoran sapi untuk memperbaiki struktur media tanam. Atau, Anda bisa menggunakan air leri, air cucian ikan, daging dan lain-lain.

4. Pembumbunan dan penyobekan
Pembumbunan atau peninggian media tanam dilakukan untuk memperkokoh tanaman, langkah ini dapat dilakukan saat tanaman berumur 3 bulan. Penyobekan atau pemisahan tanaman anakan dari induknya dapat dilakukan ketika masa tanam berumur 5—6 bulan. Pemisahan tanaman ini bertujuan menjaga pertumbuhan tanaman indukan.

5. Pengendalian hama dan penyakit
Kelebihan media tanam pot atau polibag adalah minimnya serangan gulma dan penyakit. Hama yang paling mengganggu adalah siput. Ini dapat dikendalikan dengan menyebarkan gamping atau abu di media.

Penyakit yang menyerang umumnya fusarium sp yang merupakan pembusukan pangkal batang dan pangkal daun. Hal ini dapat dicegah dengan menjaga kelembapan dan sanitasi lingkungan. Bila serangan terlampau parah, Anda dapat menyemprotkan insektisida dan fungisida.

6. Panen
Panen pertama dapat dilakukan setelah tanaman lidah buaya berumur 8—12 bulan, dan selanjutnya pemanenan dapat dilakukan setiap 1 bulan sekali 2 tandan setiap tanaman.

7. Pengembangbiakan
Pengembangbiakan sangat mudah dengan pencangkokan atau penanaman tunas muda. Tunas muda bisa mulai dipindahkan pada pot baru ketika berukuran 7—12 cm. Untuk memotongnya, lakukan dengan sangat hati-hati, jangan sampai akar dan batang tanaman terputus. Diamkan tanaman yang telah dipotong beberapa saat di tempat yang kering sebelum Anda menanamnya di pot dengan media tanam yang sama.

pertanianku


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau

Video Terbaru

Video Playlist +