Cara Budidaya Jambu Bangkok Bagi Pemula

Peluang Usaha | DiLihat : 309 | Selasa, 05 Juni 2018 | 10:15
Cara Budidaya Jambu Bangkok Bagi Pemula

Buah jambu bangkok memiliki banyak nutrisi dan juga sangat bermanfaat untuk kesehatan. Bagi Anda yang ingin membudidayakannya, ada cara budidaya jambu bangkok yang mudah ditiru oleh pemula sekalipun.
Jambu bangkok merupakan jenis jambu biji yang berasal dari Bangkok, Thailand. Keunggulan jambu bangkok ini terletak pada ukuran, rasa, dan warnanya. Rasanya sangat manis dengan kandungan sedikit air sehingga teksturnya agak keras. Berikut ini langkah mudah budidaya jambu biji untuk pemula.

1. Perbanyakan bibit jambu bangkok
Seperti jenis jambu biji lainnya, jambu bangkok dapat diperbanyak dengan cara okulasi dan dari biji. Pilihlah bibit yang baik dan bebas dari hama penyakit. Bibit yang berasal dari bibit okulasi atau penempelan dipilih yang sudah berumur minimal 4 bulan dan sebaiknya panjang satu cabang tunas telah mencapai sekitar 30 cm dan memiliki 6 pasang daun.

Jika menggunakan biji, fermentasi biji selama beberapa hari, lalu rendam biji dalam larutan asam dan cuci dengan air mengalir. Selanjutnya, semai biji pada bedengan yang telah disiapkan dengan jarak antarbiji sekitar 20—30 cm setelah berumur sekitar 1—2 bulan dan telah memiliki 2—3 helai daun, bibit dapat dipindahkan ke lahan tanam.

2. Persiapan lahan tanam jambu bangkok
Lahan yang akan digunakan untuk menanam jambu bangkok dibersihkan terlebih dahulu dari gulma dan tanaman pengganggu lainnya. Setelah itu, tanah digemburkan dengan cara dicangkul.

Selanjutnya, buatlah lubang tanam dengan ukuran sekitar 1 × 1 × 0,8 meter dengan jarak antarlubang sekitar 7—10 meter. Tanah bekas galian lubang dipisahkan antara tanah galian atas dan tanah galian bawah, nantinya akan digunakan sebagai penutup lubang setelah ditanami pohon.

3. Cara penanaman jambu bangkok
Setelah seminggu, lubang ditutup kembali dengan susunan semula dan tanah bagian atas dikembalikan setelah tercampur dengan pupuk kandang yang telah matang. Kira-kira setelah 2 minggu tanah yang ada di lubang bekas galian sudah mulai menurun, barulah dilakukan penanaman. Bibit jambu bangkok ini tidak perlu ditanam terlalu dalam, akar dan batang jambu bangkok diusahakan setinggi permukaan tanah.

4. Pemeliharaan tanaman jambu bangkok
Lakukan penyiraman secara rutin sebanyak 2 kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Selain itu, lakukan pula penyiangan pada gulma yang tumbuh di sekitar tanaman jambu. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman jambu biji, perlu dilakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk kandang, TSP, Urea, dan ZK dengan cara ditaburkan di sekeliling pohon.

pertanianku


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau