Dosen ITB masuk 30 ilustrator botani terbaik dunia

Inovasi Desa | DiLihat : 173 | Senin, 14 Mei 2018 | 12:25
Dosen ITB masuk 30 ilustrator botani terbaik dunia

Bandung - Dosen Program Studi Rekayasa Kehutanan, Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr Ichsan Suwandhi, S.Hut, M.Si,  berhasil masuk daftar 30 ilustrator botani terbaik dunia pada The 2018 Margaret Flockton Award yang merupakan ajang bergengsi bagi para illustrator botani terbaik dunia dan fokus kepada pelestarian ilustrasi botani sebagai alat yang penting dalam dunia identikasi tumbuhan dan ilmu pengetahuan.

"Ini semua untuk ITB. Saya senang mendapatkan penghargaan ini. Semoga dapat menjadi pemacu dosen
dan mahasiswa lainnya untuk berprestasi juga," kata Ichsan.

Ichsan adalah satu-satunya wakil Indonesia yang masuk  daftar ini dan ia mempersembahkan penghargaan
ini untuk kemajuan dunia penelitian Indonesia, terutama bidang tumbuhan, dan nama baik ITB.Dia sangat menginginkan penerus ilustrasi botani. Menurut dia meskipun teknologi fotogra dan identikasi tumbuhan sudah maju pesat, ilustrasi tetap menjadi alat identikasi yang cepat dan mudah saat digunakan di dalam hutan dan perlu dilestarikan.

Karya Dr Ichsan dipamerkan dalam eksibisi di Maiden Theatre, Sydney, Australia pada 21 April-6 Mei 2018
bersama karya-karya ilustrasi botani terbaik dunia lainnya. Ilustrasi botani adalah seni menggambarkan bagian tumbuhan sehingga dapat digunakan sebagai alat identikasi sederhana untuk mengetahui nama ilmiah tumbuhan.

Sebelum era informasi dan teknologi kamera yang sudah sangat canggih, ilustrasi botani adalah alat identikasi tumbuhan yang penting. Ilustrasi botani yang baik memerlukan ketelitian tinggi dalam menggambar. Ciri-ciri kunci yang menjadi penentu nama ilmiah tumbuhan harus digambarkan dengan baik, jelas, dan proporsional.

Ichsan sendiri sudah menggeluti dunia ilustrasi botani sejak 10 tahun tahun. Karya-karyanya hanya disimpan pribadi sebagai hobi atau dipamerkan dalam pameran lokal.  Tetapi dia aktif menularkan ilmu ilustrasi botani dalam praktikum Taksonomi Tumbuhan, program studi Rekayasa Kehutanan.

antara